Penangkapan Pelaku Begal dan Pembacokan Jalan Halmahera Semarang, Diamankan Polisi di Konter HP saat Kabur ke Magelang

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 9 April 2026 | 15:51 WIB
Penangkapan pelaku begal disertai pembacokan di Semarang yang viral di media sosial. ((Instagram/hery_jbrik))
Penangkapan pelaku begal disertai pembacokan di Semarang yang viral di media sosial. ((Instagram/hery_jbrik))

 

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Beberapa waktu lalu viral video rekaman CCTV tentang kasus begal disertai pembacokan pada seorang perempuan di Jalan Halmahera, Semarang Timur.

Kini, dua orang pelaku yang terlibat dalam kasus begal tersebut telah diamankan oleh Polrestabes Semarang.

Usai penangkapan dan hasil pengungkapan sementara, terungkap fakta terbaru mengenai pelaku serta kronologi kejadian berdarah di Minggu pagi saat Paskah tersebut.

Pelaku Seorang Residivis, Berulang kali Masuk Penjara

Dalam kasus tersebut, kedua pelaku memiliki tugas masing-masing dalam melancarkan aksinya.

Baca Juga: Seblak Khas Bandung Viral di Thailand: Resep Bumbu Kering yang Bisa Dicoba di Rumah

Pelaku utama berinisial RIF alias Dito (25) sebagai eksekutor dan BDS alias Weng (24) sebagai pengemudi dan mengawasi kondisi sekitar.

Dito berhasil ditangkap oleh polisi di sebuah konter HP yang ada Magelang, Jawa Tengah pada Selasa, 7 April 2026.

Keberadaannya di Magelang saat itu disebutkan sebagai usahanya untuk melarikan diri.

Sedangkan satu pelaku lainnya, yakni Weng diamankan oleh polisi di wilayah Demak, Jawa Tengah.

Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol M Syahduddi, mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa pelaku utama sudah memiliki jejak hitam dalam hukum.

“Pelaku utama merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan yang telah berulang kali menjalani hukuman sejak tahun 2019,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu, 8 April 2026 tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X