Baca Juga: Wajib Kalian Coba Lakukan! 5 Kebiasaan Pagi untuk Menjaga Tekanan Darah Tetap Stabil
“Pada 2019 divonis penjara, kemudian 2020 kembali melakukan pencurian dengan pemberatan, lalu 2022 dan 2024 kembali melakukan pencurian dengan kekerasan,” paparnya.
Barang Bukti Diamankan Polisi di Hotel
Setelah ditangkap di konter HP, bersama dengan pelaku, Polisi melanjutkan pencarian pada barang bukti berupa pisau lipat.
Pisau lipat tersebut yang digunakan oleh pelaku Dito untuk mengeksekusi aksinya, yaitu pengancaman hingga tindak kekerasan berupa pembacokan pada bagian wajah korban.
“Tim gabungan berhasil mengamankan pisau lipat dengan gagang warna coklat itu di sebuah hotel di daerah Magelang dimana Dito menginap dan bersembunyi selama pelariannya,” ungkap Syahduddi.
Baca Juga: Resep Capcay Sehat Ala Restoran: Sayur Lezat untuk Makan Siang Keluarga
“Kemudian barang-bukti berupa pisau lipat dan saudara Dito dibawa ke Polrestabes Semarang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Kronologi Kejadian, Dibegal saat akan ke Gereja
Aksi begal yang dilakukan oleh dua pelaku itu dilakukan pada Minggu pagi, 5 April 2026 ketika korban hendak ke Gereja untuk perayaan Paskah.
Korban YH dijemput oleh temannya, ACH dengan motor dan menunggu di depan rumahnya di Jalan Halmahera Raya, Karangtempel, Semarang Timur.
“Berdasarkan keterangan korban, pelaku mendekati dan meminta barang berharga, karena korban berusaha mempertahankan, pelaku kemudian melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan salah satu korban mengalami luka di bagian wajah,” kata Kapolrestabes.
Pelaku diketahui saat itu dipengaruhi oleh minuman keras yang dikonsumsi pada dini hari.
“Sebelum melaksanakan aksinya, pada jam 2 dini hari, orang ini minum-minuman keras dan ingin minum kembali tapi tidak punya uang. Kemudian muncul niat melakukan pencurian kekerasan dengan mengambil secara acak korbannya,” terangnya.
Baca Juga: Berkat FIlm Series, Ini Kisah Bibit Satpam di Bogor yang Fasih Bahasa Inggris
Artikel Terkait
Curahan Hati Arie Kriting Lihat Polemik 'Cukup Aku WNI, Anak Jangan' hingga Dugaan Penganiayaan Siswa SMP di Maluku
Diduga jadi Korban Penganiayaan Senior hingga Tewas, Ini Pesan Terakhir Bripda DP kepada sang Ibu saat Sahur
Polisi Ungkap Pelaku Begal di Surabaya yang Sempat Viral Ternyata Keluar Masuk Penjara, dari Kasus Penjambretan hingga Penggelapan Motor