Baca Juga: Indosiar Boikot Rizky Billar, Lesti Kejora Banjir Pujian L for Lesti L for Love
Kedatangan Gubernur Anies ke kediaman Dendis Al Latif tersebut berlangsung haru karena orang tua Dendis tak menyangka musibah ini bisa terjadi.
“Innalilahi wa innalilaihi rajiun, malam ini saya takziah, kita semua berduka atas wafatnya Dendis Al Latif yang tadi siang mengalami musibah di Madrasah Tsanawiyah Negeri 19. Kita menyatakan belasungkawa pada keluarga, kita doakan insya Allah husnul khatimah,” kata Anies dilansir laman ppid.jakarta.go.id.
“Saya secara khusus bertemu Ibu dan Ayahnya, menyampaikan pesan duka. Insya Allah, kebutuhan proses pemakaman dan lainnya kami dari Pemprov akan memfasilitasi,” lanjutnya.
Baca Juga: Disparekraf DKI Jakarta Berpastisipasi Pada Pameran Tokyo Game Show 2022
Bentuk perhatian Pemprov DKI tersebut juga berupa santunan. Meskipun demikian, kata Anies, seberapa pun besaran santunan tak adapat menggantikan kehilangan seorang anak dan ini merupakan musibah bagi semua.
Karenanya, Pemprov DKI Jakarta juga akan melakukan pendampingan konseling agar orang tua korban dapat melewati masa sulit.
“Tentu saja santunan akan diberikan, tapi saya garisbawahi sebesar apapun santunan tersebut tak akan pernah menggantikan perasaan orang tua yang kehilangan anak. Musibah ini sangat berat bagi semua, khususnya bagi Ibu dan Ayahnya. Jadi, apapun konseling dan pendampingan dilakukan supaya Ibu dan Ayahnya mampu melewati masa yang sulit ini,” paparnya.
***