metropolitan

Belajar Bahasa Spanyol, Tuchel Incar Real Madrid dan Barcelona

Sabtu, 21 Januari 2023 | 07:10 WIB
Eks pelatih Chelsea FC, Thomas Tuchel (Instagram)

JURNAL METROPOLITAN - Thomas Tuchel dilaporkan tengah mengincar klub besar Spanyol, antara Real Madrid atau Barcelona. Mantan manajer Chelsea dan PSG itu tampaknya kapok untuk menangani tim Inggris.

Setelah dipecat dari Chelsea pada awal September, Tuchel mengincar langkah selanjutnya, belajar bahasa Spanyol dalam upaya mempersiapkan diri untuk bermain di La Liga.

Tuchel memiliki ambisi dan impian untuk pindah haluan dari Liga Premier ke LaLiga, seperti dilaporkan Sky Sports.

Baca Juga: Potter Frustrasi, Dikecam Penggemar dan Teriakkan Thomas Tuchel

Dia mengaku tidak tertarik menangani Tottenham jika klub London itu akan memecat manajer Antonio Conte. Kendati begitu, kemungkinan Juventus bisa jadi pilihan jika Max Allegri dilepas.

Tuchel memiliki rekam jejak yang mengesankan, dengan tugas manajerial di Dortmund, PSG dan Chelsea. Dia sukses pada yang terakhir, memimpin klub London itu meraih gelar Liga Champions dalam enam bulan pertamanya bertugas.

Meskipun dia tidak pernah melakukan serangan serius di Liga Premier saat memimpin, Tuchel adalah favorit penggemar di Stamford Bridge.

Namun pelatih asal Jerman itu mungkin harus menunggu beberapa saat sebelum posisi Real Madrid atau Barcelona terbuka, karena baik Xavi maupun Carlo Ancelotti tampaknya cukup aman dalam pekerjaan mereka.

Tuchel mengakui dia belum membuat keputusan tentang masa depannya saat menjalani retret kesehatan di India pada November lalu. “Saya belum membuat keputusan,” katanya.

Baca Juga: Presiden Barcelona Ngamuk Kejar Wasit Usai Kalah dari Real Madrid

“Sekarang saatnya bagi saya untuk istirahat. Beberapa klub telah menelepon manajer saya, tetapi kami sepakat bahwa dia tidak akan memanggil saya di sini selama 18 hari terakhir ini.”

Tuchel akan melanjutkan istirahatnya sampai pekerjaan yang tepat muncul. Jika dia menginginkan salah satu dari pekerjaan impiannya, dia mungkin harus menunggu beberapa saat.***

Tags

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB