Gubernur Jawa Barat : Pembagian BLT Kota Bekasi Canggih

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 21 September 2022 | 12:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memantau proses pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kantor Pos, Jalan Lapangan Multiguna, Kota Bekasi, Selasa (20/9/2022). (Humas Pemprov Jawa Barat)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memantau proses pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kantor Pos, Jalan Lapangan Multiguna, Kota Bekasi, Selasa (20/9/2022). (Humas Pemprov Jawa Barat)

JURNAL METROPOLITAN - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memantau proses pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kantor Pos, Jalan Lapangan Multiguna, Kota Bekasi, Selasa (20/9/2022). 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai sistem pembagian BLT BBM di kantor pos yang melayani dua wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi itu sudah canggih dan tak ada penumpukan antrean. 

"Saya diminta pemerintah pusat untuk mengawasi pembagian BLT. Saya lihat sistem pembagian BLT di sini sudah sangat canggih," kata Ridwan Kamil. 

Kantor pos tersebut setiap harinya melayani rata-rata 1.000 orang per hari untuk pengambilan BLT. 

Warga yang datang terlebih dulu diperiksa KTP dan kartu keluarga. Petugas kemudian memverifikasi sebelum bantuan diserahkan. 

"Di sini ada 1.000-an per hari bisa dilaksanakan. Tadi saya pantau ada yang bawa kartu keluarga, KTP dicek dulu, diverifikasi, mereka antre, lalu dibayar dan difoto," jelas Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil. 

Adapun nominal BLT BBM tahap pertama ini sebesar Rp 500.000 per orang. Tahap dua sebesar Rp 300.000. 

Menurut Kang Emil, total penerima manfaat BLT BBM di Jabar sebesar 3,9 Juta (sebelumnya disebutkan 3,8 Juta) penduduk. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. 

"Tahap pertama ini Rp 500.000, dan tahap kedua Rp 300.000. Mudah-mudahan membantu mengurangi tekanan ekonomi," tutur Kang Emil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X