JURNAL METROPOLITAN - Gegara Ojol yang salah jalan saat ambil pesanan, pihak keamaan bereaksi hingga kepala ojol dipukul Security.
Pemukulan ojol diduga dilakukan oknum security dari gedung Multivision Tower Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan Rabu (2/11/2022).
Kejadian itu diketahui dari media sosial instagram @infojaksel.id yang menunjukkan ojol sedang menahan darah akibat luka di bagian kepala sebelah kiri.
Baca Juga: Tuntutan Mundur, Dijawab Iwan Bule dengan Kongres Luar Biasa PSSI
Tak berapa lama kasus ini pun telah ditangani Polsek Setiabudi Jakarta Selatan. Kedua belah pihak yang terlibat dalam pemukulan yang mengakibatkan satu pengemudi ojol mengalami bocor di kepala itu telah diamankan.
Namun sebelum ditangani pihak kepolisian, komunitas ojol yang mengetahui rekannya mengalami luka di bagian kepala karena diduga pemukulan menggunakan stik golf langsung bereaksi mendatangi gedung tempat kejadian pemukulan.
Ratusan ojol menggeruduk Multivision Tower. Pengrusakan terhadap mobil pun tak terelakkan. Pasalnya, mobil yang dirusak itu diduga yang dipakai menyelematkan oknum yang memukul ojol.
Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Agung Permana menjelaskan, pihaknya telah menahan kedua belah pihak yang terlibat dalam insiden pemukulan tersebut.
Baca Juga: Cek Tim Kesayangan di 16 Besar Klasemen Liga Champions Di Sini
Keduanya mengaku akan melanjutkan proses lebih lanjut terkait pemukulan yang mengakibatkan seorang pengemdi ojol mengalami bocor di kepala.
"Akibat perselisihan itu terjadilah keributan. Kemudian sudah kami amankan kedua belah pihak di Polsek yang kami lakukan adalah membawa kedua belah pihak ke Polsek untuk mengamankan lebih lanjut," ujar Agung dalam keterangannya.***
Artikel Terkait
Resmi Berkantor di Balaikota DKI Jakarta, Pj Gubernur Heru Budi Hartono Siap Lanjutkan Tugas
Kembali Jadi Warga Jakarta, Rutinitas Anies Baswedan Mandikan Burung Peliharaan
200 Apotek dan Toko Obat di Jakarta Pusat Diimbau Tidak Pajang Sirup Pereda Panas Anak
Dibuka Lagi, Sejumlah Puskesmas di Jakarta Layani Vaksinasi Covid-19
DPRD DKI Jakarta Desak Jakpro Jelaskan Klaim Untung Event Formula E