JURNAL METROPOLITAN -- SEVENTEEN bersama UNESCO lancarkan kampanye donasi untuk mendukung pendidikan pemuda kurang mampu.
Boy grup Kpop SEVENTEEN digaet UNESCO untuk membantu pemuda putus sekolah di Afrika dan Asia.
Dilansir Soompi, agensi SEVENTEEN Pledis Entertainment berbagi bahwa grup tersebut telah memulai acara donasi #GoingTogether untuk siswa kurang mampu di wilayah Afrika dan Asia.
Untuk acara ini, SEVENTEEN telah meluncurkan font khusus.
Untuk acara ini, SEVENTEEN telah meluncurkan font khusus.
Karakter ang menampilkan "Bongbong", karakter berusia 6 tahun berdasarkan tongkat cahaya grup, untuk melambangkan "pentingnya literasi dan kegembiraan belajar".
Dalam rangka merayakan Hari Pendidikan Internasional pada tanggal 24 Januari lalu, font ini akan diberikan kepada para donatur yang mendonasikan lebih dari 1.700 won (Rp206.222) mulai tanggal 28 Februari mendatang.
Dalam rangka merayakan Hari Pendidikan Internasional pada tanggal 24 Januari lalu, font ini akan diberikan kepada para donatur yang mendonasikan lebih dari 1.700 won (Rp206.222) mulai tanggal 28 Februari mendatang.
Semua hasil dari penjualan font akan disumbangkan ke Proyek Berbagi Pendidikan Global Village untuk mendukung pendidikan anak-anak dan remaja kurang mampu di berbagai wilayah Afrika dan Asia.
Pada Agustus lalu, SEVENTEEN juga diketahui menandatangani perjanjian bisnis dengan Komisi Nasional Korea untuk UNESCO.
Pada Agustus lalu, SEVENTEEN juga diketahui menandatangani perjanjian bisnis dengan Komisi Nasional Korea untuk UNESCO.
Acara donasi yang akan datang ini merupakan bagian dari kampanye global #GoingTogether UNESCO yang bertujuan untuk menyebarkan berita tentang pentingnya pendidikan.***
Artikel Terkait
Imlek Tahun Kelinci, Ini Deretan Bintang KPop yang Miliki Shio Ini
Boy Grup KPop NCT Dream Bakal Konser Lagi di Jakarta
ENHYPEN Konser Dome di Osaka Jepang, Jadi Lompatan Besar Boy Grup KPop Itu
Grup KPop TXT Rilis Mini Album, Tandai Sembilan Bulan Kevakuman, Ini Faktanya