JURNALMETROPOLITAN.com - Warga Aceh kembali menuai sorotan warganet setelah video pengungsi yang merasa lebih sedih dengan kondisi genosida di Gaza, Palestina.
Hal itu terungkap usai aktivis yang sering bersuara tentang Gaza, Palestina, Muhammad Husein saat bertemu dengan pengungsi di Aceh.
Di tengah keterbatasan kondisi pascabanjir dan longsor, para warga Aceh yang ada di video mengatakan bahwa kondisi di Gaza masih lebih menyedihkan.
“Kami lebih sedih lihat sana (Gaza) pak, karena anak-anak kecil itu kan jatuh kena peluru, rasanya kita mau menangis,” ujar warga yang tak disebutkan namanya, dikutip dari unggahan akun Instagram @mhuseingazaofficial pada Minggu, 21 Desember 2025.
“Makanya sering saya bilang, di sini karena banjir kalau di Palestina kena peluru. Gimana sedihnya?” imbuhnya.
Masih Lebih Mudah Dapat Bantuan
Warga tersebut juga menyebut tentang kemudahan dalam menerima bantuan yang didapatkan pengungsi pascabanjir.
“Di sini (Aceh) dapat makan, di sana kan anak-anak itu nggak dapat makan. Dari pijakan kaki kan Pak mereka minum, kalau di sini walaupun air hujan, dapat kami minum, ibaratnya air lumpur kami minum,” tambahnya.
“Kan begitu, lebih sedih di sana daripada di sini. Saya juga memikirkan yang di sana, tapi kita pun nggak bisa ke sana, doanya aja, kan,” tuturnya.
Keikhlasan Pengungsi Aceh Tuai Pujian Warganet
Video tersebut telah ditayangkan lebih dari 270 ribu kali dan mendapatkan likes hampir 30 ribu.
Warganet merasa terharu dan kagum karena keikhlasan warga Aceh di tengah bencana.
Beberapa komentar warganet seperti, “Mereka yang udah tau rasanya luka pasti juga lebih paham luka orang lain,” tulis akun @lastr*********
“Ibu, Masya Allah, semoga Allah mudahkan segala urusan,” tulis akun @gupp******
“Mari kita saling mendoakan ya, Bu,” tulis akun @hnf***
“Semoga selalu dalam lindungan Allah semua untuk warga Aceh, Sumatera, dan Gaza,” tulis akun @best***
***
Artikel Terkait
Dari Lapangan ke Isu Kemanusiaan, Mancini Serukan Perdamaian di Gaza
Serangan Israel Tewaskan Direktur RS Indonesia di Gaza dan Seluruh Keluarganya
Setelah Trump Sesumbar Bangun Kawasan Elite, Netanyahu Ingin Relokasi Warga Gaza ke Negara Tetangga