JURNALMETROPOLITAN.com - Di tengah puing-puing sisa banjir bandang yang meluluhlantakkan Aceh Tamiang, seorang bocah laki-laki berdiri membawa sebuah permintaan yang menyayat hati.
Bukan mainan atau makanan manis yang ia cari di antara lumpur, melainkan sebuah sarana ibadah untuk sang ibu.
Kisah mengharukan ini terekam dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun TikTok @zaits_bf pada Minggu, 21 Desember 2025.
Dengan wajah polos dan nada bicara yang lirih, bocah tersebut menyampaikan keinginan sederhananya agar ibundanya tetap bisa bersujud kepada Sang Pencipta meski rumah mereka telah porak-poranda.
Banjir bandang yang datang menerjang rupanya tidak hanya menghanyutkan harta benda, tetapi juga perlengkapan ibadah yang sangat berarti bagi keluarga ini.
Baca Juga: Raffi Ahmad dan Iko Uwais Salurkan Pendapatan Film Timur untuk Penyintas Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
Ketika ditanya apa yang ia butuhkan saat ini, bocah itu menjawab dengan lugas.
"Minta sajadah buat mama shalat," ucap bocah tersebut dalam tayangan video yang viral.
Saat disinggung mengapa ia sampai harus meminta sajadah, jawaban singkatnya menggambarkan betapa dahsyatnya air yang meluap hingga menyapu bersih isi rumah mereka.
"Enggak ada (sajadahnya), hanyut," lanjutnya dengan tatapan kosong.
Baca Juga: Kehilangan Segalanya, 2 Bocah di Desa Sipange Ceritakan Detik-detik Rumahnya Hancur Diterjang Banjir
Selain kesedihan di rumah, anak ini juga harus menghadapi kenyataan pahit mengenai masa depannya.
Aktivitas belajarnya terhenti total bukan karena ia enggan melangkah ke kelas, melainkan karena gedung tempatnya menimba ilmu kini tak lagi berbentuk.
Banjir bandang tersebut dilaporkan tidak menyisakan ruang bagi anak-anak untuk mengecap pendidikan dalam waktu dekat.
"Sekolahnya hancur," kata anak itu dengan singkat.
Kisah bocah dari Aceh Tamiang ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa di balik angka-angka kerugian bencana, ada kebutuhan batin dan pendidikan anak-anak yang terenggut.(*)
Artikel Terkait
Viral Protes Warga Aceh Tamiang: Sesalkan Oknum Hanya Angkut Kayu Pilihan di Tengah Puing Banjir
Suara Hati Anak-Anak Korban Banjir Aceh: Minta Presiden Prabowo Kirim Alat Berat dan Sepatu Boot
Momen Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang Curhat ke Istri Mualem, Logistik Aman tapi Alat Ibadah Kurang: Puasa Sebentar Lagi