JURNALMETROPOLITAN.com – Doktor Ilmu Kepolisian Indonesia (DIKPI) melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (UI).
Kunjungan tersebut merupakan inisiatif DIKPI dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DIKPI sekaligus Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Brigadir Jenderal Polisi Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., itu sebagai salah satu upaya membangun kolaborasi strategis dalam pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia untuk mendorong pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia (APTKI).
Asosiasi ini dirancang sebagai wadah kolaboratif yang menghimpun perguruan tinggi penyelenggara kajian ilmu kepolisian guna memperkuat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan ilmu kepolisian di tengah semakin kompleksnya tantangan keamanan global.
Selain Ketua Umum, delegasi dari DIKPI yang hadir dalam pertemuan di Gedung KWJ Universitas Indonesia adalah Sekretaris Jenderal DIKPI, Komisaris Besar Polisi Dr. Susilo Edy.
Sementara dari Universitas Indonesia, pertemuan dihadiri oleh Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan, Prof. Dr. Supriatna yang didampingi Wakil Direktur I Prof. Yon Mahmudi; Wakil Direktur II Dr. Reza Rustam; serta Ketua Program Studi Magister Kajian Ilmu Kepolisian Dr. Basir.
Adapun dari STIK-PTIK Polri diwakili oleh Ketua Program Doktor Ilmu Kepolisian, Komisaris Besar Polisi Dr. Benny Saragih.
APTKI untuk Pengembangan Ilmu Kepolisian
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani selaku konseptor dan penggagas utama pembentukan APTKI menegaskan bahwa pembentukan asosiasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ilmu kepolisian.
Baca Juga: Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Komitmen Nyata BSI Dukung ‘Program 3 Juta Rumah’
“Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, dan pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia,” ujar Dedy Tabrani.
“Dengan menyatukan berbagai potensi yang ada, kita dapat membangun ekosistem keilmuan kepolisian yang lebih kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kunjungan dan silaturahmi ini merupakan langkah awal DIKPI dalam membangun kesepahaman serta menjembatani proses pembentukan APTKI bersama perguruan tinggi penyelenggara pendidikan ilmu kepolisian di Indonesia.
Artikel Terkait
Sempat Viral Disebut Arogan di Lalin Bundaran HI, Sopir Alphard yang Minta Sujud ke Satpam Ternyata Anggota Polisi
Meski Tak Ada Jejak Kekerasan, Polisi Tetap Lakukan Visum untuk Dalami Penyebab Kematian Jubir Otorita IKN
Viral Kasus Pengeroyokan hingga Tewas di Bali, Polisi Kini Tangani Dua Dugaan Tindak Pidana