Penyebutan yang menunjukkan bahwa di lokasi tersebut terdapat sebuah gundukan tanah setinggi 1-1,5 meter yang diyakini sebagai bekas Siti Hinggil/Siti Inggil Keraton Kerta.
Siti Hinggil dalam bahasa Jawa krama memiliki arti yang sama dengan Lemah Dhuwur dalam bahasa Jawa ngoko.
Bentuk yang ditinggikan yang disebut Siti Hinggil ini pada masa-masa berikutnya selanjutnya menjadi bagian yang selalu terdapat pada keraton-keraton Kerajaan Mataram Islam.
Jika ingin lebih jelas melihat apa saja peninggalan Sultan Agung bisa juga datangi Museum Purbakala Pleret di Bantul DIY.
Baca Juga: Wisata ke Tebing Breksi, Nikmati Alam Warisan Leluhur
Museum ini dibuka sejak 10 Maret 2014 lokasinya berada di Kawasan Cagar Budaya Pleret di Jalan Raya Pleret Dusun Kedaton, Kalurahan Plered, Kapanewon Plered.
Museum ini berisi koleksi peninggalan Mataram/benda-benda purbakala yang ditemukan di Bantul.
Dan belum lama ini atau tepatnya pada 8 Maret 2023 Dinas Kebudayaan DIY melalui Seksi Pemeliharaan Warisan Budaya Benda, Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Warisan Budaya dan Seksi Museum telah menyelesaikan ekskavasi atau penggalian arkeologis benteng sisi barat yang disebut Kedaton IV di Situs Keraton Pleret, Pleret Bantul.
Tenaga Ahli Ekskavasi Danang Indra Prayudha mengatakan dalam ekskavasi Kedaton IV mendekat hari terakhir, tepat pada Kamis (8/03/2023) justru ditemukan saluran air tanah liat kuno di penggal benteng sisi barat Keraton Pleret.
Danang menyampaikan temuan baru arkeologis era Raja Amangkurat I ini berada di lokasi yang nantinya akan dikembangkan sebagai pengembangan Museum Pleret, maka desain museum tersebut harus menyesuaikan dengan temuan terbaru tersebut.***
Artikel Terkait
Pemprov DKI Tetapkan Benda Cagar Budaya Baru, 6 Batu Penggilingan dan Prasasti Padrao
Buka Tempat Wisata Baru, Bantul Bidik Wisatawan Akhir Tahun
Istana Raja Gowa Sulsel Dijadikan Cagar Budaya, Ditolak Keras Masyarakat Adat
Cagar Alam Mittelgebirge Jerman, Panutan Pengelolaan Lingkungan Dunia
Kuliner Seafood di Pantai Depok Bantul, Ikannya Langsung dari Nelayan