“BGN Pusat telah mengirimkan surat pemberhentian operasional sementara kepada kami di daerah sebagai tindak lanjut laporan tersebut,” ujar Marsel dalam keterangannya.
Tak hanya dari video yang viral, Marsel menyebut bahwa pihaknya mendapat pengaduan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nabire.
Lebih lanjut, DLH Nabire yang menjadi salah satu tim Satgas Percepatan MBG di Nabire menemukan mobil boks tersebut sedang membuang sampah.
Pelanggaran SOP SPPG Siriwini 02
Menurut aturan dari BGN, mobil operasional SPPG hanya boleh digunakan untuk proses distribusi makanan.
Adapun mobil disiapkan oleh pihak mitra MBG, kata Marsel, sudah disewa oleh BGN khusus untuk mendistribusikan makanan dari dapur kepada para penerima manfaat.
“(Mobil) harus digunakan sesuai peruntukan dan patuh dengan SOP,” imbuhnya.
Pembekuan operasional itu untuk evaluasi dan investigasi sampai pihak dapur berjanji serta berkomitmen tidak akan mengulangi lagi hal tersebut.
Warganet Soroti Tentang Kebersihan Mobil untuk Makanan
Usai video tersebut viral, warganet turut berkomentar dengan menyoroti sisi kebersihan mobil yang seharusnya digunakan untuk pengantaran makanan.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Mobil untuk antar makanan terus dipakai buat drop sampah juga, jenius sekali caranya,” sindir akun @tud*****a
Baca Juga: Ibundanya Berpulang, Anji Bersyukur Lihat Senyum Bahagia di Momen Terakhir bersama Mama Tercinta
“Mobil sampah harusnya dipisahkan, contohnya gudang penampung saja dipisah dengan gudang bahan kering dan bahan basah,” tulis akun @fre*******y
“Meskipun mobil dicuci setelah buang sampah, ada potensi kontaminasi silang. Harusnya dibedakan tuh mobil untuk bawa makanan dan untuk buang sampah,” tulis akun @nop*****8
***