nasional

Hindari Tanah Longsor, Pemerintah Natuna Relokasi 100 KK

Kamis, 9 Maret 2023 | 06:15 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (8/3/2023). (Dok. BNPB)

JURNAL METROPOLITAN - Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau akan merelokasi sedikitnya 100 kepala keluarga (KK) di Pulau Serasan untuk menghindari jatuhnya korban akibat tanah longsor.

"Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyiapkan lahan yang akan menjadi lokasi relokasi," jelas Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, saat meninjau tanah longsor di Natuna, Rabu (8/3).

BNPB akan berkoordinasi dengan beberapa kementerian dan lembaga seperti PUPR terkait pembangunannya. Program relokasi ini akan dilakukan setelah memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga: Longsor Natuna, 80 Orang Dinyatakan Hilang, 10 Orang Tewas

"Tanahnya sudah ada. Kami sedang proses koordinasi nanti dengan Kementerian PUPR,” terang Suharyanto.

Suharyanto memastikan proses pembangunan rumah relokasi warga terdampak tanah longsor Natuna akan dikerjakan sepenuhnya oleh Kementerian PUPR dengan pembiayaan dari BNPB.

“Biasanya kalau terjadi bencana di tempat lain, untuk relokasi yang membangun rumah ini dilakukan PUPR tentu saja bekerja sama dengan BNPB terkait penganggaran,” kata Suharyanto.

Di meminta Pemerintah Kabupaten Natuna untuk melakukan pendataan sehingga apabila telah memasuki masa rehabilitasi dan rekonstruksi, proses pembangunan dapat segera dimulai.

Adapun relokasi tersebut dilakukan setelah lebih dari 27 rumah lenyap bak ‘ditelan’ tanah longsor di Kampung Genteng, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna pada hari Senin (6/3).

Baca Juga: Pencarian Dihentikan, Basarnas Nyatakan 4 Korban Longsor Hilang di Maros Sulsel

Tanah longsor itu telah menyebabkan 35 orang hilang, 15 meninggal dunia dan sebanyak 1.300 jiwa mengungsi.***

Tags

Terkini