Longsor Natuna, 80 Orang Dinyatakan Hilang, 10 Orang Tewas

photo author
Mulya Achdami, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 7 Maret 2023 | 11:25 WIB
Bencana tanah longsor Natuna menewaskan sejumlah warga dan masih banyak yang tertimbun. (bnpb.go.id)
Bencana tanah longsor Natuna menewaskan sejumlah warga dan masih banyak yang tertimbun. (bnpb.go.id)

JURNAL METROPOLITAN – Tragedi longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menyebabkan sedikitnya 80 orang dinyatakan hilang.

"Informasi tersebut berdasarkan perkembangan terkini yang diterima Pusdalops BNPB pada hari ini, Senin (6/3), pukul 18.00 WIB," jelas Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Selasa (7/3).

Informasi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menyebutkan jalan raya yang menghubungkan Astaka kea rah koramil setempat lumpuh. Jalan tidak dapat dilalui kendaraan akibat tertutup material longsor.

Baca Juga: Banjir dan Longsor di Manado, Lima Orang Meninggal, 9.382 Jiwa Terdampak

Berdasarkan laporan sebelumnya, bencana tanah longsor ini mengakibatkan 10 warga meninggal dunia. Kejadian ini terjadi pada hari ini, Senin (6/3), pukul 11.15 waktu setempat atau WIB.

Pascabencana, Pusdalops BPBD Provinsi Kepulauan Riau akan terus melakukan pemutakhiran data dampak bencana tanah longsor di wilayahnya.

Lebih dari 60 personel gabungan dari TNI, Polri, SAR, BPBD dan Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna berangkat dengan kapal laut Sasikirana 245.

Baca Juga: Manado Dikepung Banjir dan Longsor, Satu Warga Meninggal

Sementara Pusdalops BNPB menyebutkan jalan raya yang menghubungkan Astaka kea rah koramil setempat lumpuh. Jalan tidak dapat dilalui kendaraan akibat tertutup material longsor. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mulya Achdami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X