nasional

Waspada Gangguan Ginjal Akut Pada Anak, Berikut Ciri-Ciri Gejala dan Tindakan yang Harus Diambil Orang Tua

Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:00 WIB
Rumah Sakit dan Lab Rujukan Pasien Anak Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (unsplash)

JURNAL METROPOLITAN - Para orang tua tengah dilanda kecemasan, akibat dari banyaknya korban meninggal dunia yang disebabkan oleh Gagal Ginjal Akut.

Diketahui 99 korban meninggal dunia tersebut, sebelumnya mengkonsumsi obat batuk sirup yang mengandung paracetamol.

Meski sudah dipastikan oleh BPOM bahwa 4 merk obat batuk sirup dari India tersebut tidak ada di Indonesia.

Baca Juga: BPOM Pastikan 4 Obat Batuk Sirup Pemicu Gagal Ginjal Akut Tidak Ada di Indonesia

Tapi tidak ada salahnya sebagai orang tua untuk lebih waspada, dikutip dari unggahan akun Instagram @kemenkes_ri , beberapa gejala yang perlu diketahui antara lain sebagai berikut:

  1. Pertama adalah demam, batuk, pilek pada anak berusia 0 sampai 18 tahun
  2. Lalu yang kedua adalah gejala infeksi saluran cerna (mual juga muntah)
  3. Selanjutnya yang ketiga adalah tentang warna urine, yakni warnanya berubah menjadi coklat serta mengalami penurunan jumlah urine hingga tidak buang air kecil sama sekali.

Baca Juga: Waspada Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Imbau Masyarakat Tidak Beri Obat Sirup Pada Anak

Adapun tindakan yang bisa dilakukan jika mengalami gejala khas seperti penurunan jumlah serta frekuensi buang air kecil atau tidak ada urine selama 12 jam adalah dengan membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk memperoleh penanganan yang lebih lanjut.

Selain itu perlu diperhatikan orang tua juga bahwa perlu memastikan anak memperoleh cairan yang cukup selama sakit.

Diketahui bahwa penyakit gagal ginjal akut yang menyerang anak berusia 0 sampai 18 tahun ini meningkat secara signifikan dalam dua bulan terakhir.

Baca Juga: 80 Personel dan 20 Mobil Damkar Berhasil Padamkan Api, Masjid Jakarta Islamic Center Dalam Proses Pendinginan

Namun, untuk penyebab dari penyakit ini juga belum diketahui sampai saat ini, investigasi juga masih terus dilakukan Kemenkes bersama IDAI, Badan POM, ahli epidemiologi serta puslabfor.

Penyakit ini bukanlah penyakit menular. Namun sebagai orang tua, tetap diminta untuk selalu memantau kesehatan anak-anak.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan waspada dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat, konsumsi obat dengan baik dan benar serta konsumsi air putih yang cukup.***

Tags

Terkini