JURNAL METROPOLITAN - Gempa berkekuatan 5,6 magnitudo dari kedalaman 10 km yang terjadi Senin pukul 12.21 WIB di barat daya Kabupaten Cianjur guncangannya dirasakan hingga Lampung.
Akibat gempa tersebut seperti dikutip akun Instagram Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terdapat korban meninggal sebanyak 162 orang, 326 orang luka berat/ringan, 2.345 bangunan rusak berat dan 13.400 pengungsi.
Selain itu Ridwan Kamil mengatakan telah terjadi sebanyak 88 kali getaran/gempa susulan dengan skala 1,5 sampai dengan 4,8.
PLN dikabarkan Ridwan Kamil juga baru akan kembali normal hingga tiga hari ke depan.
Baca Juga: Guru Honorer Tamat, Muncul PPPK yang Jadi Rebutan para Guru
Sementara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, BNPB terus melakuan upaya penanganan bencana gempa bumi di Cianjur.
Berdasarkan pendataan yang disusun oleh Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB, dampak yang diakibatkan gempa tersebut turut merusak beberapa bangunan.
Seperti 343 unit rumah rusak berat, satu unit pondok pesantren rusak berat, RSUD Cianjur alami rusak sedang.
Kemudian empat unit Gedung pemerintah, tiga unit fasilitas pendidikan, satu unit sarana ibadah, satu unit toko dan satu unit cafe juga alami kerusakan, serta ada jalanan yang terputus.
Baca Juga: Bupati Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa
“Rumah yang alami kerusakan akan dibangun kembali oleh pemerintah,” kata Suharyanto.***