JURNAL METROPOLITAN – Ini Sesar Cugenang yang disebut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai sesar baru penyebab gempa Cianjur.
BMKG mengatakan pihaknya mengidentifikasi beberapa sesar yang bergeser dan menyebabkan gempa namun sesar Cugenang belum teridentifikasi sebeelumnya.
Sesar Cugenang berbeda dengan sesar Baribis atau sesar Lembang yang teridentifikasi bisa menyebabkan gempa di wilayah tertentu.
BMKG menyatakan gempa Cianjur yang terjadi beberapa pekan lalu ternyata disebabkan oleh sebuah sesar.
Baca Juga: Gempa Cianjur: 318 Warga Meninggal Dunia, 14 Orang Masih Dalam Pencarian
Menurut BMKG, gempa Cianjur memang disebabkan oleh pergesaran sesar.
Bahkan, kata Kepala Dwikorita Karnawati, gempa Cianjur yang berkekuatan magnitudo 5,6 itu karena adanya pergesaran sesar aktif.
BMKG, kata Dwikorita, memang baru mengetahui sesar penyebab gempa Cianjur yang baru teridentifikasi.
Baca Juga: 4.000 Warga Terdampak Gempa Cianjur Serbu Markas Batalyon Rider 300 Antre Bantuan Presiden
BMKG menyebut sesar baru itu dinamakan Patahan Cugenang.
“Jadi di Indonesia ini sudah identifikasi 295 patahan aktif. Namun patahan Cugenang yang ini belum termasuk yang teridentifikasi. Jadi ini yang baru saja ditemukan atau teridentifikasi," ungkap Dwikorita.
Ia menjelaskan zona patahan Cugenang menjadi penting untuk diperhitungkan.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sukabumi, Tidak Berpotensi Tsunami
Pasalnya zona ini harus dikosongkan jika ada yang akan melakukan rekonstruksi atau pembangunan ulang kembali.