nasional

Pencarian Dihentikan, Basarnas Nyatakan 4 Korban Longsor Hilang di Maros Sulsel

Selasa, 3 Januari 2023 | 19:30 WIB
Pencarian dihentikan, Basarnas Sulsel nyatakan 4 korban longsor hilang di Maros - foto IG @basaenas_sulsel (Nur Aliem Halvaima )

JURNAL METROPOLITAN - Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat korban tanah longsor di Kabupaten Maros terkait penghentian pencarian.

"Kami sampaikan mohon maaf kepada masyarakat, atas keterbatasan waktu dalam melakukan pencarian korban longsor," kata Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Dr. Djunaidi, S. Sos, MM, Selasa 2 Januari 2023.

Melalui akun Instagram (IG) @basarnas_sulsel, diumumkan bahwa hingga hari ketujuh Basarnas menghentikan pencarian korban tanah longsor di Kabupaten Maros. Empat korban dinyatakan hilang. 

Pengumuman penghentian pencarian korban, di antaranya melalui akun IG Basarnas ini sendiri hingga Selasa, sudah ditonton oleh 307 kali dengan 8 orang yang memberi komentar.

Baca Juga: Istana Raja Gowa Sulsel Dijadikan Cagar Budaya, Ditolak Keras Masyarakat Adat

Sekedar diketahui, upaya pencarian korban tanah longsor dilakukan Basarnas di lokasi kejadian di Rompegading, Cenrana, Kabupaten Maros.

Upaya pencarian kemudian akhirnya dihentikan Basarnas, itu setelah tidak ditemukan lagi tanda keberadaan korban hingga hari ketujuh pencarian, Senin 2 Januari 2023 siang. 

Pencarian Tim Sar Gabungan ini, telah dioptimalkan untuk menemukan 4 orang warga lainnya dari 6 orang yang menjadi korban tanah longsor di jalan poros Maros-Bone pada Rabu lalu 28 Desember 2022. 

Baca Juga: UU KUHPidana, DPP KAI: Kontroversi dan Membelenggu Hak Asasi Manusia

Berbagai upaya telah dilakukan tim gabungan. Antara lain dengan menggunakan alat berat ekskavator untuk membersihkan sisa tanah longsor, menggali menggunakan alat manual, menyisir sungai menggunakan perahu karet hingga berjalan kaki sampai puluhan kilometer.

Namun, hingga hari ketujuh, baru 2 orang korban yang berhasil ditemukan, yakni Ilham (48) dan Rimang (80). 

Sementara, 4 orang lainnya yakni Dilla (14), Emi (47), Adel (12), dan Cellung (2) tidak ditemukan tanda keberadaannya. 

Baca Juga: Hj Decy Widhiyanti, Serius Tekuni Tata Rias Pakaian Pengantin Adat Betawi

Menurut Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Dr Djunaidi, kendala yang terjadi di lapangan adalah kuatnya arus sungai serta kondisi cuaca di sekitar lokasi yang diguyur hujan membuat Tim Sar Gabungan harus ekstra hati-hati melakukan penggalian dan penyisiran. 

Halaman:

Tags

Terkini