nasional

Sejumlah Wilayah Aceh Terendam Banjir, 104 KK Terdampak, 55 KK Mengungsi

Senin, 23 Januari 2023 | 06:00 WIB
seorang Warga Aceh (undefined)

JURNAL METROPOLITAN – Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dilanda banjir sejak Sabtu (21/1) hingga akhir minggu pertama Januari 2023, Minggu (22/1). Sedikitnya, 104 KK (Kepala Keluarga) terdampak dan 55 KK.

Genangan tak dapat dihindari setelah hujan lebat mengguyur beberapa kabupaten, seperti Aceh Timur, Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen. Banjir masih berlangsung hingga hari ini, Minggu (22/1).

Banjir merendam beberapa daerah di Kabupaten Aceh Timur pada Sabtu (21/1), pukul 07.00 waktu setempat atau WIB. Hujan deras yang terjadi sejak Jumat menyebabkan debit air Sungai Simpang Jernih meluap. Dua desa atau gampong, yaitu Desa Pante Kera dan Rantau Pajang, di Kecamatan Simpang Jernih terendam banjir.

Baca Juga: Banjir, Cuaca Ekstrim, Angin Puting Beliung, Terjadi di Awal 2023 Ini, di Daerah Mana Saja?

Sebanyak 104 KK terdampak dan 5 KK mengungsi saat banjir dengan tinggi muka air 40 – 80 cm menggenangi rumah warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan potensi adanya peningkatan tinggi muka air. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk upaya penanganan darurat, seperti kaji cepat dan kesiapsiagaan untuk evakuasi warga.

Banjir Pidie dan Pidie Jaya

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Pidie melaporkan hujan intensitas tinggi menyebabkan debit air beberapa sungai meluap pada Jumat lalu (20/1), pukul 11.15 WIB. Sungai atau krueng yang dimaksud antara lain Krueng Tiro, Krueng Paloh, Krueng Lala, Krueng Rubee dan Krueng Rukoh.

Sejumlah desa atau gampong yang tersebar di 21 kecamatan terendam banjir dengan tinggi muka air 30 hingga 70 cm.

Kecamatan terdampak antara lain Kecamatan Pidie, Sakti, Kembang Tanjong, Peukan Baro, Indra Jaya, Padang Tiji, Grong-grong, Delima, Mutiara Timur, Mutiara Barat, Muara Tiga, Keumala, Titeu, Glumpang Tiga, Batee, Glumpang Baro, Simpang Tiga, Mila, Kota Sigli, Tiro dan Tangse.

Bencana ini mengakibatkan 1.095 KK atau 3.336 warga mengungsi sementara waktu. Pihak BPBD setempat masih terus melakukan pendataan warga terdampak banjir yang meluas ini. Sejauh ini tidak ada dampak korban jiwa.

Baca Juga: BNPB Gelontorkan Dana Rp4,25 Miliar untuk Penanganan Bencana Banjir Jawa Tengah

Personel di lokasi terdampak telah melakukan upaya penanganan darurat, seperti evakuasi dan pemberian pelayanan dasar kepada warga terdampak.

Sementara itu, banjir juga berdampak di wilayah tetangga, yaitu Kabupaten Pidie Jaya. Hujan intensitas tinggi turut mengguyur wilayah ini hingga debit air beberapa sungai meluap.

Halaman:

Tags

Terkini