JURNAL METROPOLITAN - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung upaya percepatan transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik yang dimulai dari sepeda motor. Dimana pemerintah menargetkan sebanyak 2 (dua) juta sepeda motor listrik di Indonesia pada tahun 2025.
“Jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia sekitar 133 juta lebih. Sekarang ada 5 juta permintaan setahun, bahkan sebelum pandemi ada 10 juta. Jadi pasarnya banyak sekali dan ini bisa menjadi game changer yang bisa mempercepat transisi ini,” ujar Menhub di Jakarta, Selasa (4/10).
Baca Juga: Menhub Dorong Inovasi Kendaraan Listrik Harga Ekonomis
Menhub mengungkapkan, negara-negara di dunia telah sepakat untuk menurunkan kadar emisi sebesar 29 persen di tahun 2030 dan zero emisi di tahun 2060 dan hal tersebut bukanlah target yang ringan.
"Namun saya meyakini ada suatu equilibrium (titik keseimbangan baru) yang datang lebih cepat dengan adanya sinergi dan kolaborasi dari pemerintah, perguruan tinggi, pelaku industri dan masyarakat,” ucapnya.
Menurut Menhub, tiga hal utama yang harus diperhatikan dan terus ditingkatkan adalah pertama yaitu kualitas baterai, memperbanyak stasiun pengisian atau tempat penggantian baterai yang bisa didapatkan dengan mudah, kualitas mesin dari kendaraan listrik.
Baca Juga: Dishub Kabupaten Bekasi Perkenalkan Bus Listrik Jurusan Cikarang Utara-Bandara Soetta
Semakin banyak pengguna sepeda motor listrik selain menyehatkan bumi dari polusi udara, juga diharapkan dapat membantu mengurangi subsidi energi BBM yang mencapai Rp 502 Triliun.
“Kita harapkan subsidi ini akan berkurang seiring dengan semakin banyaknya pengguna kendaraan listrik. Uang yang tadinya untuk subsidi BBM, bisa kita gunakan untuk membangun bangsa ini,” tutur Menhub.***
Artikel Terkait
Belum Sepekan Nyatakan Program Pengalihan ke Kompor Listrik, PLN Umumkan Pembatalan
Si-Moli 55 Kebanggaan Warga Jakarta, Ramaikan Penggunaan Listrik pada Motor Roda Dua
Menhub Dorong Inovasi Kendaraan Listrik Harga Ekonomis
Kebutuhan Onderdil Kendaraan Listrik Mulai Banyak Peminat
Rogoh Kocek Rp200 Jutaan, Warga India Bisa Bawa Pulang Mobil Listrik dengan 45 Fitur