JURNAL METROPOLITAN - Baru saja melakukan vaksin booster kedua atau dosis keempat dengan menggunakan Vaksin IndoVac, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) langsung bertolak ke wilayah gempa di Cianjur.
Presiden Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk memprioritaskan evakuasi pasca 39 orang hilang setelah gempa Cianjur Jawa Barat.
Menurut Jokowi, tim pencarian akan berfokus melakukan evakuasi di Desa Cijedil. Salah satu lokasi di Cianjur tersebut difokuskan untuk memastikan evakuasi berjalan baik.
Baca Juga: 40 Orang Masih Hilang, Polri Turunkan 10 Anjing Pelacak di Lokasi Gempa Cianjur
"Proses evakuasi menjadi proritas. Kita konsentrasi dan siang ini kita akan konsentrasi di titik ini untuk evakuasi," ungkap Jokowi di Cianjur, Kamis (24/11).
Jokowi menambahkan terdapat sejumlah kendala dalam proses evakuasi. Hal tersebut menyebabkan tim belum dapat menemukan 39 orang yang hilang.
Masih dari keterangannya, kondisi tanah curam, hujan, gempa susulan, dan tanah yang labil menjadi hambatan dalam proses evakuasi.
Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Siapkan Rp 20 Miliar Dana Bantuan Tak Terduga Gempa Cianjur
Namun demikian, Kepala Negara memastikan pencarian tetap dilakukan.
"Menteri PUPR memerintahkan kepada jajarannya yang sudah terbiasa melakukan cut and fill sehingga bisa semuanya dikerjakan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Jadwal Acara Indosiar Jumat 25 November 2022
Meski Harus Mengungsi, Korban Terdampak Gempa Cianjur Masih Bisa Makan Rendang
Pemprov Jawa Barat Siapkan Rp 20 Miliar Dana Bantuan Tak Terduga Gempa Cianjur
Tergerak Jadi Relawan Kesehatan Terdampak Gempa Cianjur? Begini Prosedurnya
40 Orang Masih Hilang, Polri Turunkan 10 Anjing Pelacak di Lokasi Gempa Cianjur
Jurus Pemkab Sleman Atasi Kesuburan Tanah Buruk dan Keterbatasan Lahan