Al Hilm, Muncul di Babak Perempat dan Final Piala Dunia Qatar 2022

photo author
Aliefien Sutopo, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 13 Desember 2022 | 11:40 WIB
Dilansir dari laman resmi FIFA, disebutkan bahwa di dalam bola Al Hilm ada teknologi 'connected ball'  (Screenshoot instagram@adidasfootball)
Dilansir dari laman resmi FIFA, disebutkan bahwa di dalam bola Al Hilm ada teknologi 'connected ball' (Screenshoot instagram@adidasfootball)

JURNAL METROPOLITAN - Bola itu bundar, kalimat itu tak berhenti di situ. Sekarang bola yang digunakan di Piala Dunia Qatar 2022 tidak hanya bundar melainkan canggih juga.

Siapa yang mengetahui jika bola yang digunakan selama penyelenggaraan Piala Dunia Qatar 2022 tak sekadar bola yang bentuknya bundar?

Dan bola yang banyak dipikir hanya bola bundar semata, namun selama Piala Dunia Qatar 2022, bola punya nama dan penggunaannya juga sudah diatur oleh FIFA.

Baca Juga: Ternyata Ini Aktivitas Lain Penggemar Sepak Bola selama Piala Dunia Qatar 2022

Al Rihla adalah bola yang digunakan hingga perempat final. Dan ada nama bola lainnya yang khusus digunakan pada babak perempat final dan final.

Seperti dikutip gulf-times, pembahasan nama bola mengemuka pada acara adidas yang menghadirkan legenda sepak bola Brasil Kaka (Ricardo) dan striker Spanyol Casillas yang datang disela Piala Dunia Qatar 2022.

Keduanya hadir dan memberikan pengalamannya bermain sepak bola sekaligus menjadi saksi diluncurkannya bola Al Hilm.

Bola Al Hilm ini adalah nama bola yang digunakan untuk babak perempat final dan final Piala Dunia Qatar 2022.

Baca Juga: Piala Dunia Qatar 2022, Ujung Ujungnya Duit

Al Hilm sendiri memiliki arti 'mimpi' dan didesain dengan grafis unik. Bola Al Hilm didesain dengan warna dasar emas bertekstur.

Bola Al Hilm menampilkan pola segitiga halus, yang terinspirasi dari padang pasir yang berkilauan yang merupakan gambaran wilayah kota Doha dan juga seperti warna yang terdapat pada trofi Piala Dunia FIFA serta pola bendera Qatar.

Bola Al Hilm diberikan aksen merah tebal melengkapi grafik yang mencerminkan arsitektur generatif Qatar dan juga mengambil lambang bendera Qatar.

Selain itu Johannes Holzmüller, Direktur Teknologi & Inovasi Sepak Bola di FIFA, mengatakan dengan perkembangan teknologi, bola Al Hilm terhubung dengan informasi tambahan penting tambahan bagi pejabat yang menangani video pertandingan.

Baca Juga: Ini Kisah Trofi Piala Dunia Qatar 2022 yang Jadi Rebutan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Aliefien Sutopo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X