ekonomi-bisnis

Pelaku Ekraf Bali Matangkan Pembentukan Bali Creative Board

Minggu, 19 April 2026 | 19:38 WIB
Puluhan pelaku ekonomi kreatif Bali bahas pembentukan Bali Creative Board sebagai organisasi payung lintas sektor, target segera diresmikan. (Dok. ICCN)

"Kalau pariwisata Bali punya BTB yang kuat memayungi industri pariwisata, maka ekonomi kreatif dan digital Bali juga sudah saatnya memiliki organisasi payung yang kuat. Harapannya, BCB bisa memberi kontribusi nyata untuk kemajuan ekraf dan digital Bali, sekaligus memperkuat diversifikasi ekonomi Bali ke depan," kata Made Artana.


Pertemuan-pertemuan ini difasilitasi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya. Meski BCB dirancang sebagai organisasi swasta yang tumbuh secara bottom-up, dukungan dan fasilitasi pemerintah dinilai penting untuk mempercepat proses konsolidasi ekosistem.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar, Diduga Api Berasal dari Konsleting Listrik yang Merembet ke Area Depan Rumah Korban

I Wayan Sumarajaya menyatakan dukungannya agar BCB segera terbentuk dan bisa langsung bergerak.

"Saya mendorong BCB secepatnya bisa dibentuk, sehingga sesegera mungkin dapat berkegiatan dan berkoordinasi dengan kami untuk pengembangan ekraf Bali," ujarnya.

Sebagai jejaring kota dan kabupaten kreatif, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) melalui Tim Korda Bali juga turut serta berkontribusi dalam pembentukan BCB.

Ke depan, BCB diharapkan tidak hanya menjadi wadah komunikasi antar pelaku, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dan simpul kolaborasi berbagai unsur pentahelix/hexahelix, mulai dari komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, hingga pemerintah.

Dengan pembentukan BCB, Bali diharapkan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mendorong ekonomi kreatif dan digital sebagai salah satu pilar penting ekonomi masa depan, sekaligus memperkuat nilai tambah dari kekayaan budaya Bali itu sendiri.(*)

Halaman:

Tags

Terkini