Giring menyanyikan dua lagu bertajuk Laskar Pelangi dan Biarlah.
Culture Hero
Culture Hero yang diberikan kepada para musisi adalah Gunungan Wayang atau yang dikenal
dengan istilah "kayon" sering digunakan sebagai properti dalam seni pertunjukan baik itu
teater, seni tari, seni musik, bahkan berbagai event seremonial.
Gunungan pertama kali diciptakan pada tahun 1443 Caka, digunakan untuk membuka dan menutup cerita atau lakon wayang dengan cara ditancapkan tegak lurus. Hal ini kemudian dikenal dengan istilah "tancep
kayon" yang menandai berakhirnya pertunjukan wayang tersebut.
Fungsi lain gunungan sebagai sarana bagi dalang untuk menggambarkan bangunan, suasana, dan peristiwa alam raya, seperti seperti angin, samudra, gunung, juga halilintar.
Melalui program Sunset di Kebun, Taman Mini Indonesia Indah memperkenalkan Gunungan
Wayang sebagai Culture Heroes sebagai bentuk pelestarian budaya Indonesia. Pada
dasarnya gunungan merupakan simbol kehidupan manusia yang sarat akan nilai filosofis.
Baca Juga: Haul ke-53 Mama Falak Pagentongan Bogor, jadi Momentum Kenang Jasa Almarhum bagi Negara
Setiap gambar dalam ornamen di dalamnya melambangkan seluruh kehidupan manusia dan hubungannya dengan segala hal di dunia dan alam semesta.
Culture Hero ini juga akan diberikan kepada musisi-musisi lain yang tampil dalam acara
Sunset di Kebun di TMII.
Kultura
Abi mengatakan Sunset di Kebun memiliki nilai dan daya tarik tersendiri. Sunset di Kebun
tidak hanya menyuguhkan keindahan alam di TMII tetapi juga menghadirkan beberapa
program-program peduli lingkungan.
Hal yang membedakan Sunset di Kebun dengan pertunjukan lainnya adalah dengan mengusung tema intimate music show with green,
conservation, and culture movement.
Untuk Sunset di Kebun di TMII, menurut Abi akan hadir segmen baru yaitu kultura.
Baca Juga: Wujudkan Swasembada Pangan, Kemenkop dan Kadin Sinkronisasi Pengembangan Pabrik Pakan Ternak
Sebelumnya, kultura merupakan bagian dari konten Sunset di Kebun, namun kali ini menjadi
salah satu sub program Sunset di Kebun, yaitu memperkenalkan kekayaan alam dan
kebudayaan yang ada di Indonesia, misalnya pertunjukan tapi topeng Betawi, angklung,
keroncong, kolintang dan berkebaya serta fragment Ramayana.
“Jadi memang konten Sunset di Kebun TMII bertambah dengan adanya kolaborasi dengan
temen JSN dan TMII. Sunset di Kebun dengan konten baru dan menyisipkan konten edukasi
baru ini, jadi nilai berita dan nilai tambah untuk pengunjung. Kami ingin menyebarkan pesan
edukasi dan konservasi,” ujar Abi.
Artikel Terkait
Pecah! Dipadati Ribuan Penonton, Sunset di Kebun Raya Cibodas Phase 2 Sukses Digelar!
Beda Dari Konser Musik Biasa, Sunset di Kebun Raya Cibodas Kenalkan Plang Heroes Bucephalandra
Tutup Rangkaian di Tahun 2024, Sunset di Kebun Raya Purwodadi Sukses Digelar