JURNALMETROPOLITAN.com - Perceraian artis Baim Wong dan Paula Verhoeven ramai jadi perbincangan publik.
Sejak tahun lalu, muncul berbagai isu yang mewarnai perpisahan pasangan ini.
Mulai dari orang ketiga atau perselingkuhan, batasan bertemu anak, hingga adanya tindakan KDRT.
Perbedaan pendapat dan dukungan dari warganet pun terpecah pada Baim maupun Paula.
Baca Juga: Prabowo Terima Para Pengusaha Grup Besar Korea Selatan, Akan Tambah Investasi ke Indonesia
Melalui unggahan di Instagram, Baim menuliskan bahanya buzzer yang bisa menggiring opini.
“Apapun yang terjadi dan diketahui, jangan saling menghujat ya,” tulis Baim di Instagram pada Sabtu, 26 April 2025.
“Enggak baik dan jangan menambah dosa,” tambahnya.
Baim juga menyoroti buzzer yang sering muncul untuk meramaikan suatu topik.
Baca Juga: Bertemu Prabowo, Para Pengusaha Korea Apresiasi Keterbukaan Pemerintah
“Buzzer itu adalah pekerjaan paling bodoh yang pernah saya tahu,” tulis Baim lagi.
“Hanya dengan uang 3000 sampai 7000 rupiah bisa menggiring opini jutaan orang,” imbuhnya.
“Syukur-syukur apa yang dibilang benar, tapi kalau fitnah itu nantinya akan jadi dosa. Apalagi orang yang merencanakannya,” tandasnya.
Di akhir postingan tersebut, Baim mengingatkan agar tak menyia-nyiakan hal baik yang sudah dilakukan hanya demi satu komentar jahat sebagai buzzer.
Artikel Terkait
Warganet Serukan Boikot Baim Wong Setelah Paula Verhoeven Unggah Video Anaknya Menangis Ketakutan
Menilik Lagi Pernyataan Baim Wong dan Paula Verhoeven Tentang Pembagian Waktu dengan Anak-anaknya Usai Sidang Cerai Terbaru, Bertolak Belakang?
Menyoal Izin Bersama Dua Anaknya, Pengacara Baim Wong dan Paula Verhoeven Beri Pernyataan Berbeda