Baca Juga: Tinggalkan Masa Sendiri, Kiki Amalia sedang Dipingit hingga Ijab Kobul Tiba
Salah satu lagunya, yaitu 'Yet to Come' juga menempati peringkat 14 di World Digital Song Sales.
BTS adalah salah satu industri hiburan yang sukses mendongkrak nama Korea Selatan di posisi global.
Di antara semua grup idola Korea Selatan yang telah memulai debutnya di Amerika Serikat, BTS menjadi satu-satunya yang memiliki kesuksesan terbesar dalam menembus arus utama Amerika.
Itu dampak menyenangkan. Sebaliknya BTS yang akan vakum sekira 3 tahun ini juga berpotensi mengalami kerugian oleh pihak-pihak terkait.
Institut Penelitian Hyundai memperkirakan bahwa legenda K-pop tersebut telah menyumbang lebih dari US$3,6 miliar atau sekira Rp54,7 triliun (asumsi kurs Rp15.200/US$) setiap tahun untuk perekonomian Korea Selatan.
Baca Juga: Clara Tan Pernah Disakiti Orang Terdekat, Warganet Kepo
Angka itu setara dengan kontribusi 26 perusahaan menengah. Artinya, keputusan BTS untuk mengikuti wajib militer bisa membuat Negeri Ginseng kehilangan sekitar Rp54,7 triliun per tahun.
Sebelum mengumumkan akan ikuti wajib milite,r BTS telah menyumbang hampir sepertiga dari semua penjualan dan streaming terkait K-Pop di Amerika Serikat.
Grup yang dijuluki King of K-pop ini menghasilkan 2,56 miliar streaming audio, 1,3 juta penjualan album, dan 3,1 juta penjualan trek digital. ***
Artikel Terkait
Hadirkan Video Musik Humanis Yet To Come, BTS Tunjukkan Indahnya Kebersamaan
Tersebar Foto Jennie BLACKPINK, Warganet Ragukan Foto Mesra Jennie bersama V BTS
BLACKPINK Raih Empat Nominasi MTV EMA 2022, BTS dan Seventeen Raih Tiga Nominasi
Ada Apa Raffi Ahmad dengan Korea?
BTS Santai Bahas Buang Angin saat Livestreaming