JURNAL METROPOLITAN - Sudah 38 tahun berlalu, Arie Hanggara masih terus dikenang hingga saat ini.
Di tahun 1984, kematian Arie Hanggara menjadi duka mendalam bagi rakyat Indonesia.
Kisah memilukan yang menimpa Arie Hanggara, saat ia masih berumur tujuh tahun dan menduduki kelas satu SD Yayasan Perguruan Cikini (Yaperci), Menteng, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Jadwal Acara SCTV Selasa 1 November 2022
Arie Hanggara tewas di tangan ayahnya sendiri, Machtino Eddiwan, dan ibu tirinya, Santi bin Cecep, pada 8 November 1984.
Beberapa penyanyi pun membuat lagu yang terinspirasi dari kisah pilu Arie Hanggara, salah satunya adalah Raja Dangdut Rhoma Irama.
Rhoma Irama menuliskan lagu berjudul "Anak yang Malang" di tahun 1985, berikut lirik lagunya:
Baca Juga: Jadwal Acara GTV Selasa 1 November 2022
Sungguh tega... orang tua...
Sampai hati... membunuh anaknya
Anaknya
(Sungguh malang nasibmu kawan
Sungguh malang nasibmu kawan)
Kisah seorang anak yang malang
Disiksa orangtuanya
Tersiksa-siksa, disiksa ia
Sampai menemui ajalnya
Entah apa sebabnya
Hingga ia disiksa
Mungkin karena ulahnya
Yang selalu ingin dimanja
Sungguh tiada perikemanusiaan
Sampai hati berbuat kejam
Baca Juga: Kapolda Metro Jaya Minta Polwan Bijak Gunakan Media Sosial