internasional

Konflik Palestina dan Israel Kembali Pecah, Pasokan Kebutuhan Pokok Hingga Listrik Disetop

Selasa, 10 Oktober 2023 | 11:05 WIB
Perang Hamas dan Israel kian memanas. (ALONESIA/The Independent)

 

JURNALMETROPOLITAN.com -- Kelompok militan Hamas melakukan serangan mendadak di wilayah perbatasan Gaza-Israel, yang menyebabkan terjadinya korban jiwa dan kerusakan yang signifikan. Jalur Gaza dikepung oleh hujan rudal.

Serangan dari Hamas memicu kemarahan Israel, yang mengumumkan dimulainya perang terhadap Palestina. Perang telah berlangsung beberapa hari dan telah mengakibatkan banyak korban jiwa di kedua belah pihak.

Update terbaru melaporkan bahwa sudah ada lebih dari 1.300 warga yang tewas.

Baca Juga: Kembali Gempur Israel, Palestina Dapat Dukungan Dari China, Korea Utara, dan Rusia

Konflik antara Israel dan Hamas telah mengakibatkan kerugian nyawa yang besar, dengan ribuan warga tewas di wilayah Gaza dan Israel. Data yang ada mencatat bahwa lebih dari 800 warga Israel dan 500 warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka dalam pertempuran yang hebat ini.

Konflik antara Palestina dan Israel terus memanas. Menteri Pertahanan Israel, Yaov Gallant, telah memerintahkan pengepungan total di Jalur Gaza, yang berdampak pada pasokan kebutuhan pokok penduduk. Tidak ada listrik, makanan, atau bahan bakar yang tersedia.

Selain itu, Israel mengendalikan ruang udara di atas Gaza dan garis pantai, serta memiliki kendali penuh terhadap perbatasannya, mengatur keluar-masuknya orang dan barang. Mesir juga memiliki kontrol yang serupa atas perbatasannya dengan Gaza.

Baca Juga: Rekomendasi Destinasi Wisata di Pemalang, Mengulas Keindahan Alam yang Tersembunyi

Pertempuran semakin sengit, dengan serangan udara Israel di kota Gaza pada Minggu, 8 Oktober 2023.

Jet tempur Israel melakukan serangan di berbagai lokasi di Jalur Gaza yang diduga menjadi titik lokasi serangan oleh gerilyawan Hamas, yang menyebabkan api dan asap meluas di kawasan tersebut.(*)

Tags

Terkini