Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang: Jawaban Konsisten Kepala BGN hingga Bentuk Tim Investigasi Keamanan Pangan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 30 September 2025 | 22:11 WIB
Keracunan Massal Jadi Alarm Serius di RI, Publik Menanti Reformasi Total SPPG hingga Standar Dapur MBG (JPP )
Keracunan Massal Jadi Alarm Serius di RI, Publik Menanti Reformasi Total SPPG hingga Standar Dapur MBG (JPP )

 


JURNALMETROPOLITAN.com - Kasus siswa keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.

Terkini, korban kasus keracunan karena MBG terjadi di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat sudah menembus angka 411 siswa.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 siswa masih menjalani rawat inap dan 364 siswa lainnya sudah diizinkan untuk rawat jalan.

Kasus keracunan di Bandung Barat ini kemudian ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan melakukan penanganan khusus dengan membuka posko di beberapa titik.

Keracunan MBG: Lagu Lama yang Sering Terulang

Permasalahan MBG terkait keracunan yang dialami para penerima manfaat ini sudah berulang kali terjadi.

Baca Juga: Ketika Presiden Prabowo Bicara Ketahanan Pangan hingga Dukungan ke Palestina di Sidang Umum PBB

Sempat dalam beberapa hari yang lalu, pemberitaan mengenai keracunan MBG seolah menjadi topik nonstop yang mengundang keprihatinan.

Misalnya di Gunungkidul, Yogyakarta, sebanyak 19 siswa di daerah Semin mengalami keracunan MBG pada 15 September 02025.

Kemudian di Sumbawa, NTB pada 16 September 2025 lalu juga ada kasus ratusan siswa keracunan, seperti di MTSN 2 sebanyak 94 orang, MIN 3 ada 20 orang, lalu terdapat siswa MAN 3 sebanyak 11 orang, dan siswa SMPN 3 sebanyak 2 orang.

Pada hari yang sama, 37 siswa SMA Negeri 7 dan SD Hidayatullah di Baubau, Sulawesi Tenggara juga mengalami keracunan MBG.

Kasus keracunan juga muncul di Lamongan, Jawa Timur di mana diketahui sebanyak 13 siswa dari SMA Negeri 2 Lamongan dirawat karena mengeluh mual dan pusing setelah kebagian jatah konsumsi MBG pada 17 September 2025.

Nasib serupa juga dialami oleh 194 siswa dari wilayah Kadungora, Garut, Jawa Barat pun mengalami keracunan setelah menikmati pelaksanaan salah satu program prioritas pemerintah ini.

Baca Juga: Mencuat Dugaan Sabotase usai Pidato Pemimpin Dunia di PBB soal Palestina Terganggu Imbas Insiden Mikrofon Mati

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X