Perhatikan dari Berasnya hingga Cara Penyimpanan, Berikut 5 Tips Menjaga Ketupat Lebaran Agar Tidak Cepat Basi

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 31 Maret 2025 | 21:05 WIB
Ketupat Lebaran bisa awet beberapa hari bila disimpan dengan cara yang tepat (Foto: Gorajuara/ Unsplash/ Mufid Majnun)
Ketupat Lebaran bisa awet beberapa hari bila disimpan dengan cara yang tepat (Foto: Gorajuara/ Unsplash/ Mufid Majnun)

 



JURNALMETROPOLITAN.com - Selain jadi waktu untuk bertemu dengan sanak keluarga, momen Idul Fitri ini juga memiliki ciri khas lainnya, yaitu kuliner ‘khas’ lebaran.

Kuliner khas lebaran yang sering terlihat saat Idul Fitri, misalnya opor ayam, ketupat dengan daun kelapa, semur daging, gudeg manggar, sotong pangkong, dan lainnya.

Untuk ketupat, biasanya menjadi makanan pengganti nasi yang dibuat dalam jumlah banyak, sehingga makanan ini tidak akan langsung habis dalam sehari.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga agar ketupat tidak cepat basi hingga 2 atau 3 hari setelahnya.

Baca Juga: Apakah Boleh Puasa Saat Hari Raya Idul Fitri? Begini Penjelasan dari Hadis Rasulullah SAW

Takaran Beras yang Sesuai

Dimulai dengan isian beras, sebaiknya hanya mengisi ¾ beras ke dalam selongsong daun kelapa jika menggunakan beras pulen atau â…“ beras pera.

Tambah Air Kapur Sirih

Air kapur sirih akan berperan sebagai pengawet yang membuat ketupat tidak akan cepat basi.

Caranya dengan menambahkan air beras sirih pada beras yang akan dimasukkan ke selongsong daun kelapa.

Selain membuat ketupat awet, air kapur sirih ini juga bisa membuat ketupat jadi terasa lebih kenyal.

Baca Juga: Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Sambut Warga di Open House Lebaran

Menyiram Ketupat dengan Air Dingin

Setelah ketupat matang, siram dengan air dingin atau air es yang fungsinya untuk menghentikan proses pemanasan ketupat.

Kebiasaan lama, banyak yang mendinginkan ketupat dengan cara direndam padahal itu justru membuatnya cepat basi.

Dengan menyiram ketupat menggunakan air dingin, sisa kotoran dan lendir dari ketupat saat direbus akan terlepas dari permukaan daun kelapa.

Menyimpan dengan Cara Digantung

Setelah proses merebus selesai dan disiram air dingin, penyimpanan yang baik untuk ketupat adalah dengan digantung.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Ucapan Lebaran Idul Fitri 2025 yang Penuh Makna: Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Menggantung dan mengangin-anginkan ketupat bisa membuat air sisa rebusan yang ada di celah selongsong daun kelapa menetes.

Sehingga ketupat akan kering dan bisa bertahan sampai 2 atau 3 hari.

Simpan dalam Wadah Kedap Udara dan Kulkas

Salah satu cara lainnya adalah dengan memasukkan ketupat ke dalam kulkas jika tidak ingin memakannya dalam waktu dekat.

Namun, sebelum dimasukkan ke kulkas, taruh ketupat ke dalam wadah kedap udara.(*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X