khazanah

Siapa Yang Menyuruhmu Berjilbab Syar’i ? Mana Dalilnya?

Jumat, 9 Desember 2022 | 07:05 WIB
Dua kaum hana menggunakan jilbab syar'i sesuai surat dalil shahih. (Dok. Jurnal Metropolitan)

JURNAL METROPOLITAN - Banyak yang bilang berjilbab syar'i itu wajib atau sunnah? Atau hanya meniru-niru orang Arab saja? Apalagi, belakangan ini di Indonesia banyak kaum hawa menggunakan jilbab.

Pertanyaan selanjutnya, mana yang disebut jilbab syar'i dan mana jilbab yang tidak syar'i atau hanya kerudung yang menutupi kepala, telinga dan leher, tidak menutupi dada yang termasuk aurat wanita?

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc menjelaskan:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖوَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖوَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ …

Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka ….” (QS. An-Nuur: 31)

Baca Juga: Seberapa Kenal Anda dengan Penyampai Islam? Kita Butuh Nabi Muhammad Seperti Oksigen

Dalil di atas dirinci lagi dengan lebih menajam bahwa menggunakan jilbab syar'i itu bukan bersandar kepada kebiasaan orang Arab atau kaum muslimah Indonesia meniru gaya-gaya orang Arab sehingga pakai jilbab seperti orang Arab.

Justeru sebaliknya kalau kita memperhatikan dalil, perintah jilbab syar'itu perintah Allah seperti tercantum dalam surat Al-Ahzab: 59.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

Pengertian Jilbab Menurut Madzhab Syafi’i

Imam Nawawi rahimahullahberkata, “Disebutkan dalam Al-Bayan, jilbab adalah khimar (penutup kepala) dan izar (kain penutup badan). Al-Khalil berkata, “Jilbab itu lebih lebar dari khimar dan lebih tipis dari izar.” Al-Mahamili berkata, “Jilbab adalah izar (kain penutup badan) itu sendiri.”

Penulis kitab Al-Matholi’ berkata bahwa An-Nadhr bin Syamil berkata, “Jilbab adalah kain yang lebih pendek dari khimar, yang lebih lebar dan menutup kepala wanita.”

Baca Juga: Menag Yaqut: Usai Salat Jumat Esok Hari, Umat Islam Laksanakan Salat Gaib untuk Korban Gempa Cianjur

Halaman:

Tags

Terkini