"Mereka memiliki nilai ekonomis yang tinggi si Platycerium ini. Harganya itu sampai ratusan juta," katanya
Menurutnya, di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis tanaman paku tanduk rusa.
"Di dunia sendiri ada 17 Platycerium, dan indonesia memiliki ada tujuh plate yang berasal dari Indonesia. Di KRB (Kebun Raya Bogor) ada dua yakni plate wandae dan grandae. Ini endemik dari Indonesia," jelasnya
Afrizal menjelaskan, jenis tanaman Platycerium ini biasa menempel dibatang pohon dan ada juga yang tumbuh di alam liar
"Bahasa latinnya mungkin agak kurang familiar. Tapi, kalau di indonesia sendiri disebut tanaman tanduk rusa," tandasnya
"Ini bukan sejenis anggrek tapi sejenis tanaman paku-pakuan. Dia hidupnya menempel dibatang pohon. Kalau di alam sana tumbuh liar dan menempel di batang kayu," lanjutnya.(*)
Artikel Terkait
Mekar Sempurna, Bunga Bangkai Setinggi 3 Meter Jadi Hadiah Terindah HUT 172 Kebun Raya Cibodas
Semarak HUT ke 3, Kepala BRIN Ajak Pengunjung Kebun Raya Bogor Untuk Mencintai Lingkungan
Kampanyekan Konservasi Alam Melalui Musik, Sunset di Kebun Raya Bogor Diserbu Ribuan Penonton