JURNALMETROPOLITAN.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor telah rampung melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat serta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bogor pada Pilkada 2024.
Rapat pleno tersebut digelar di Padjajaran Suite Hotel, Perumahan BNR, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa 3 Desember 2024.
Menariknya, dalam rapat pleno ini muncul fakta jika suara Golput atau warga yang tidak memberikan hak suaranya di Pilkada serentak tahun 2024 mengungguli perolehan suara Pasangan Calon atau Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.
Baca Juga: Menkop Pastikan Kesiapan Program Dukung Asta Cita Swasembada Pangan
Berdasarkan data hasil pleno rekapitulasi perolehan suara, jumlah suara Golput di Pilkada tahun 2024 mencapai 291.024 suara. Sementara, jumlah partisipasi pemilih mencapai 524.225 suara.
Sedangkan, jumlah Daftar Pemilih Tetap atau DPT di Pilkada 2024 Kota Bogor mencapai 815.249 suara.
Ketua KPU Kota Bogor, Habibi Zaenal Arifin menuturkan, tingkat partisipasi pemilih di Pilkada serentak 2024 hanya mencapai sekitar 63 persen.
Baca Juga: SAH! KPU Umumkan Hasil Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilwalkot Bogor, Ini Hasilnya!
"Kalau lihat dari hasil KPU sendiri kurang lebih 63 persen yang datang ke TPS," tuturnya kepada wartawan usai rapat pleno terbuka, Selasa 3 Desember 2024.
Padahal menurutnya, pihak KPU menargetkan jumlah partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 2024 ini sebanyak 85 persen.
"Iya, masih dibawah target," singkatnya.
Sehingga, rendahnya partisipasi pemilih di Pilkada itu akan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pemilu untuk ke depannya.
Artikel Terkait
Mengulas Sejarah Vihara Dhanagun Bogor, Jadi Pusat Kegiatan Spiritual Umat Buddha di Indonesia
Jadi Destinasi Wisata Favorit di Indonesia, Ternyata Kawasan Puncak Bogor Punya Kisah Sejarah Panjang! Berikut Ceritanya!
Lagi Jalan Jalan ke Bogor? Cari Kuliner di Jalan Suryakencana? Berikut 10 Rekomendasinya!