Dedie Rachim Bahas Penataan PKL dan Pasar Tradisional Bersama Jurnalis

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 Maret 2025 | 11:08 WIB
Dedie Rachim Bahas Penataan PKL dan Pasar Tradisional Bersama Jurnalis (Dimas / Jurnalmetropolitan.com)
Dedie Rachim Bahas Penataan PKL dan Pasar Tradisional Bersama Jurnalis (Dimas / Jurnalmetropolitan.com)

JURNALMETROPOLITAN.com -- Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa selama kurang lebih tiga minggu menjabat, pihaknya mencoba mengurai berbagai persoalan yang dimiliki oleh Kota Bogor.

Hal tersebut disampaikan Dedie saat melakukan dialog bersama jurnalis dari berbagai media cetak, online, maupun elektronik di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (27/3/2025) sore.

Salah satunya terkait penataan pasar tradisional dan pedagang kaki lima (PKL).

Baca Juga: Wali Kota Bogor Prihatin Atas Perusakan Area Tugu Kujang

Dedie Rachim menjelaskan bahwa Perumda Pasar Pakuan Jaya memiliki 14 pasar yang dikelola, dengan total kurang lebih 9.000 pedagang.

Namun, saat ini, keberadaan PKL membuat para pedagang pasar kesulitan bersaing karena PKL yang tidak mengeluarkan biaya operasional dapat menjual barang dengan harga lebih murah.

Dedie Rachim menegaskan bahwa ke depan perlu ada pembinaan bagi para PKL agar bisa naik level dan memiliki kios di pasar.

Baca Juga: Kabar Gembira! Biskita Trans Pakuan Bogor Segera Beroperasi Kembali

"Makanya saya ingin program kita meningkatkan marwah para pedagang kaki lima menjadi pemilik kios ini bisa dipahami bersama. Karena berniaga itu di pasar, bukan di trotoar, badan jalan, atau di atas saluran air," ucapnya.

Turut hadir Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat.(*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X