Wali Kota Bogor Dedie Rachim Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung UPTD PSC Gesit 119

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 16 April 2025 | 11:55 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung UPTD PSC Gesit 119 (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
Wali Kota Bogor Dedie Rachim Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung UPTD PSC Gesit 119 (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

JURNALMETROPOLITAN.com - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan peletakan batu pertama Gedung UPTD Public Safety Center Gerakan Emergensi Terpadu (PSC GESIT) 119 Kota Bogor di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (15/4/2025).

UPTD PSC GESIT 119 Kota Bogor, jelas Dedie Rachim, merupakan salah satu layanan utama, khususnya dalam layanan medis dan kedaruratan.

Selain memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat, UPTD PSC GESIT 119 Kota Bogor adalah program prioritas Wali Kota Bogor dan wakilnya dalam misi Bogor Sehat, sebagai bentuk quick response dalam penanganan pasien, kegawatdaruratan, bencana, dan sistem layanan rujukan yang terpusat serta terintegrasi ke seluruh rumah sakit, baik di dalam maupun di luar Kota Bogor.

Baca Juga: Gubernur Jabar Minta Pemkot Bogor Revisi Desain Museum Batutulis

"Tahun 2020 sudah berjalan, dan di tahun 2025 kita wujudkan gedung yang memang lebih representatif. Ini bentuk dari keinginan kita melayani masyarakat," tutur Dedie Rachim.

Ia menambahkan, bahwa akses UPTD PSC GESIT 119 Kota Bogor bisa digunakan untuk melaporkan apa pun, baik medis, kecelakaan, bencana, tawuran, maupun pencarian rumah sakit yang nantinya bisa didistribusikan kepada pihak penanggung jawab.

Pembangunan direncanakan berlangsung selama 180 hari dan selesai pada akhir Oktober, serta akan diresmikan pada November 2025. Anggaran yang digunakan sebesar Rp6,4 miliar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Baca Juga: Promo The Jungle Bogor! Nama dengan Awalan Huruf Ini Tiket Masuk Cuma 55 Ribuan, Simak Caranya Disini!

Selain mengapresiasi pembangunan tersebut, Dedie Rachim berharap pembangunan fisik gedung juga harus diimbangi dengan kesiapan para anggotanya, rumah sakit, dan pihak terkait lainnya. Hal ini, ditegaskan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Ke depan, UPTD PSC GESIT 119 Kota Bogor diharapkan dapat terkoneksi dengan Command Center dan Call Center Kota Bogor, yang dokumen perencanaannya tengah berproses dan ditargetkan mulai beroperasi tahun depan.

Keterlibatan dan partisipasi masyarakat maupun pihak yang kompeten, ditekankan Dedie Rachim, sangat diharapkan sebagai wujud kolaborasi dalam membantu layanan darurat.

Baca Juga: Bantu Perekonomian Warga, Pemkot Gelar Padat Karya 2025

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam laporannya menyebutkan bahwa UPTD PSC GESIT 119 Kota Bogor merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan dan keselamatan terpadu.

Layanan ini merupakan sistem penanggulangan pasien kegawatdaruratan yang mencakup pelayanan di dalam rumah sakit maupun antar rumah sakit, berpedoman pada prinsip pelayanan responsif dengan mengedepankan life saving.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X