Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Melakukan Peninjauan ke Lokasi Longsor Batutulis

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 16 April 2025 | 12:24 WIB
Tinjau Longsor di Batutulis, Pemprov Jabar Siap Kucurkan Anggaran (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
Tinjau Longsor di Batutulis, Pemprov Jabar Siap Kucurkan Anggaran (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

JURNALMETROPOLITAN.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, melakukan tinjauan ke lokasi longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (14/4/2025).

Dalam kunjungannya itu, Dedi Mulyadi memberikan arahan kepada perangkat daerah terkait di Provinsi Jawa Barat yang hadir untuk segera melakukan langkah-langkah teknis perbaikan.

“Untuk alokasi anggaran dibagi dua, setengah dari provinsi, setengah dari kota,” ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Apresiasi Langkah Pemkot Bogor Bangun Museum Pajajaran

Ia meminta kepada jajarannya, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, untuk segera melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu, yang kemudian dilanjutkan dengan pembangunan yang harus dilakukan tahun ini.

“Nanti jalan ini (lokasi longsor) akan diubah menjadi Leuweung Batutulis,” ucapnya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor secara bersama-sama.

Baca Juga: Gedung Bakorwil Bogor Ganti Nama, Dedie Rachim: Historis yang Kuat

Untuk pembangunan jalannya, Dedie Rachim menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan mendapatkan komitmen dukungan.

“Insyaallah bulan Juni akan ada Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Tapi yang penting menurut pemerintah pusat, lahan harus disiapkan terlebih dahulu oleh daerah,” ujar Dedie Rachim.

Seperti yang disampaikan oleh Dedi Mulyadi, nantinya bekas longsoran juga akan diperbaiki dan dijadikan taman, Leuweung Batutulis, serta ditanami pepohonan endemik.

Baca Juga: Wali Kota Bogor Dedie Rachim Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung UPTD PSC Gesit 119

“Karena dari hasil kajiannya, jalan ini tidak bisa digunakan kembali. Secara teknis mungkin di bawahnya ada mata air. Terdapat dua kajian, satu dari BTP, satu dari Kementerian PU yang tidak menyarankan jalan lama digunakan kembali, tetapi menyatakan akan ada trase baru,” jelasnya.(*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X