Sejauh Menaker Yassierli Kejar Target Lapangan Kerja, Ada Seleksi Karyawan yang Jadi Rintangan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 29 September 2025 | 21:41 WIB
Menaker Yassierli angkat bicara terkait pembukaan lapangan kerja hingga seleksi karyawan yang menjadi sorotan. (Instagram.com/@yassierli)
Menaker Yassierli angkat bicara terkait pembukaan lapangan kerja hingga seleksi karyawan yang menjadi sorotan. (Instagram.com/@yassierli)

JURNALMETROPOLITAN.com - Penyerapan tenaga kerja tengah menjadi sorotan sebagian publik Tanah Air dalam program strategis pemerintah untuk membuka seluas-luasnya lapangan kerja di Indonesia.

Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto bahkan menyebut Presiden RI, Prabowo Subianto menaruh perhatian khusus terhadap dampak langsung penyerapan tenaga kerja.

“Yang pertama tentu koperasi desa merah putih itu ada 80 ribu, karyawan baru diperkirakan bisa menyerap 681 ribu dan targetnya sampai sejuta orang di bulan Desember,” ujar Menko Perekonomian.

Selain itu, program kampung nelayan merah putih juga menjadi prioritas dengan target pembangunan 100 desa nelayan pada tahun 2025.

Baca Juga: Pemprov Jabar Lakukan Verifikasi untuk Alih Kepemilikan RSUD Kota Bogor

Airlangga menuturkan, lewat program ini, penyerapan tenaga kerja diharapkan terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah kampung nelayan.

“Tahun ini targetnya 100 desa, diharapkan bisa menyerap 8.645 tenaga kerja. Jangka panjang 4.000 titik bisa menciptakan 200 ribu lapangan kerja,” katanya.

Pemerintah juga menaruh perhatian pada sektor kelautan dengan revitalisasi tambak di kawasan Pantura di area seluas 200 hektare dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja hingga 168 ribu pekerja.

Tak hanya di sektor maritim, pemerintah juga mendorong program perkebunan rakyat melalui penanaman kembali 870 ribu hektare lahan.

Baca Juga: Pekan Taaruf 2025: Seru, Inspiratif, dan Bikin Bangga Jadi Mahasiswa UIKA

“Diharapkan bisa membuka lapangan kerja lebih dari 1,6 juta dengan komoditas prioritas antara lain tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala,” imbuhnya.

Berkaca dari hal itu, Menteri Ketanagakerjaan (Menaker), Yassierli mengakui target program strategis dalam membuka 19 juta lapangan kerja, tidak semudah membalik telapak tangan.

Pasalnya, terdapat sejumlah regulasi dalam perekrutan karyawan di berbagai daerah yang dinilai menyulitkan warga, terkhusus bagi fresh graduate yang masuk ke dalam kompetisi dunia kerja.

Baca Juga: Paphiopedilum Memoria Jakob Oetama, Anggrek Hibrida untuk Menghormati Perintis Kompas Gramedia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X