Lawan Isolasi, Potret Solidaritas Warga Aceh Tengah Bangun Akses Jalan Secara Manual

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 24 Desember 2025 | 13:29 WIB
Tangkapan layar warga yang sedang bergotong-royong membangun jembatan tanpa bantuan alat berat. (TikTok/ISRA_arg)
Tangkapan layar warga yang sedang bergotong-royong membangun jembatan tanpa bantuan alat berat. (TikTok/ISRA_arg)


JURNALMETROPOLITAN.com - Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh masyarakat Kecamatan Rusip Antara, Aceh Tengah

Di tengah lumpuhnya akses transportasi akibat bencana, warga memilih untuk tidak berpangku tangan menunggu bantuan pemerintah

Dengan peralatan seadanya, mereka berjibaku membangun jembatan darurat agar urat nadi kehidupan desa tidak terputus total.

Aksi heroik warga ini terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @ISRA_arg pada Selasa, 23 Desember 2025. 

Dalam rekaman tersebut, tampak puluhan warga bekerja sama mengangkut dan menyusun batang-batang kayu besar di atas aliran air yang telah menghancurkan akses utama mereka.

Baca Juga: Cerita Korban Banjir Aceh Tamiang Cuma Ambil Bantuan Secukupnya, Warganet: Ini Manusia Paling Bersyukur

Hal yang paling menyentuh dari aksi ini adalah ketiadaan dukungan mesin atau alat berat di lokasi. Warga mengandalkan kekuatan fisik dan solidaritas antar sesama untuk memindahkan material kayu yang sangat berat.

"Pekerjaan manual ini dilakukan secara gotong royong tanpa dibantu alat berat," tulis keterangan dalam video tersebut.

Ketiadaan alat canggih tidak menyurutkan nyali mereka. Suasana gotong royong yang kental terlihat jelas, di mana setiap orang mengambil peran, mulai dari memotong kayu hingga memastikan struktur jembatan cukup kuat untuk dilewati secara darurat.

Antusiasme masyarakat Rusip Antara muncul dari satu ketakutan kolektif, terisolasi dari dunia luar. Tanpa jembatan, pasokan logistik, akses kesehatan, dan aktivitas ekonomi mereka dipastikan akan lumpuh total.

Baca Juga: Pupus Harapan ke Tanah Suci, Tabungan Umrah Hasil Nabung Uang Receh Warga Aceh Tamiang Hilang Diterjang Air

Kesadaran akan pentingnya konektivitas inilah yang membuat warga bergerak serentak. Mereka membuktikan bahwa di tengah situasi sulit, kemandirian dan persatuan warga adalah modal utama untuk bertahan hidup.

Aksi mandiri warga Aceh Tengah ini menjadi potret nyata betapa besarnya harapan masyarakat akan kembalinya akses mobilitas yang normal.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X