JURNALMETROPOLITAN.com - Cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi tengah melanda di perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Seperti viral di media sosial, air laut pasang di sepanjang Teluk Manado hingga masuk ke area jalanan.
Bahkan, dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @rendytuejeh_ pada Selasa, 6 Januari 2026, sejumlah mobil di sekitar Manado Town Square (Mantos) 3 pun tak luput dari terjangan air laut sekitar pukul 20.00 WITA.
“Stay safe teman-teman yang tinggal dan beraktivitas di pinggiran pantai,” tulisnya dalam kolom caption.
Dalam video yang sudah diputar lebih dari 188 ribu kali penayangan itu, tampak ombak besar tiba-tiba datang dari laut dan membanjiri area jalan.
Baca Juga: Beredar Video Banjir Genangi Rumah Warga di Banjar Kalimantan Selatan, Warga: 1-2 Hari Sudah Kotor Lagi
Sebuah mobil bahkan sampai terdorong ombak hingga akhirnya membentur mobil lainnya.
Sementara dari video lain yang diunggah oleh akun TikTok @ingintauindonesia pada Selasa, 6 Januari 2026, air laut telah masuk ke dalam area parkir mobil.
Warganet lantas mengingatkan para pemilik mobil untuk segera mencuci kendaraannya agar tak menyisakan air laut yan bisa sebabkan karat.
Peringatan Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Sulawesi Utara
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini di wilayah Sulawesi Utara tentang potensi gelombang tinggi.
Baca Juga: Mahfud MD Kecam Aksi Terorisme yang Sempat Viral di Medsos, Ini Deret Influencer yang Dikirim Bangkai hingga Bom Molotov
Masyarakat area pantai diminta waspada air pasang sejak tanggal 6 hingga 9 Januari 2026.
Tinggi gelombang dalam peringatan BMKG sekitar 1,25 meter hingga 4 meter.
Daerah yang berpotensi diterjang gelombang 1,25 - 2,5 meter termasuk dalam kategori sedang berada di perairan Kepulauan Talaud, perairan selatan dan utara Sulut.
Adapun daerah yang berpotensi dilanda gelombang 2,5 - 4 meter atau termasuk dalam kategori tinggi adalah perairan Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Minahasa Utara.
Tak hanya gelombang tinggi, cuaca ekstrem juga mengintai Sulawesi Selatan dengan potensi turunnya hujan berintensitas sedang hingga lebat.
Baca Juga: Usai Viral Orang Berbondong-bondong Turun dari Tebing yang Curam, Influencer Ini Soroti Pemulihan yang Belum Tuntas di Bener Meriah
BMKG menyebut bahwa hujan juga disertai dengan kilat dan angin yang kencang.
Cuaca ekstrem tersebut, menurut BMKG harus diwaspadai masyarakat Sulut hingga 11 Januari 2026 mendatang.(*)
Artikel Terkait
Curhat Arie Untung usai Banjir Bandang Melanda Aceh Tamiang: 1 Kampung Hampir Hilang, tapi Ada Bangunan yang Menahan
Usai Bencana Sumatera, Ferry Irwandi Sarankan Strategi Baru Penanganan Banjir: dari Logjam hingga Bottleneck Sungai
Cerita Korban Banjir Aceh Tamiang Cuma Ambil Bantuan Secukupnya, Warganet: Ini Manusia Paling Bersyukur