Beredar Video Banjir Genangi Rumah Warga di Banjar Kalimantan Selatan, Warga: 1-2 Hari Sudah Kotor Lagi

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 13 Januari 2026 | 11:15 WIB
Menyoroti bencana banjir di kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan yang kini viral di media sosial (medsos). (Instagram.com/@feedgramindo)
Menyoroti bencana banjir di kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan yang kini viral di media sosial (medsos). (Instagram.com/@feedgramindo)



JURNALMETROPOLITAN.com - Beredar video di media sosial (medsos), yang memperlihatkan kondisi terkini yang dialami warga di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dilanda banjir.

Dalam unggahan Instagram @feedgramindo, pada Rabu, 7 Januari 2026, terlihat genangan air yang masuk ke dalam rumah warga.

"Saya tidak sadar, saat terbangun air masuk ke rumah tanpa permisi," ujar seorang pria dalam video itu.

Pria itu menuturkan, banjir yang menggenangi rumahnya sudah 2 hari lamanya, tapi belum menunjukkan tanda-tanda air yang surut.

Baca Juga: Mahfud MD Kecam Aksi Terorisme yang Sempat Viral di Medsos, Ini Deret Influencer yang Dikirim Bangkai hingga Bom Molotov

"Tapi anehnya banjir ini tidak hilang-hilang, 1-2 hari sudah kotor lagi, bingung jadinya," keluhnya.

Postingan tersebut pun ramai menuai sorotan warganet di kolom komentar.

Ada warganet yang merasa cemas dengan kondisi banjir yang dialami warga di Banjar, terdapat pula yang melempar bahan candaan untuk menghibur.

"Untuk ternak ikan saja," ujar warganet dengan akun @wahyubs25.

"Mudah-mudahan cepat surut," ungkap warganet lainnya melalui akun @dedynb.

Baca Juga: Usai Viral Orang Berbondong-bondong Turun dari Tebing yang Curam, Influencer Ini Soroti Pemulihan yang Belum Tuntas di Bener Meriah

Hingga berita ini ditayangkan, masih belum diketahui secara pasti terkait kebenaran dari narasi video tersebut.

Berdasarkan penelusuran, banjir yang melanda Kabupaten Banjar hingga kini diketahui semakin meluas. 

Diketahui, bencana banjir telah merendam 9 kecamatan yang mencakup 121 desa dan kelurahan, pada Rabu, 7 Januari 2026. 

Sebanyak 43.469 kepala keluarga (KK) atau sekitar 122.353 jiwa terdampak akibat bencana tersebut.

Baca Juga: Tanpa Mengenakan Pelampung Keselamatan, Guru di Aceh Tengah Lewati Jalur Jembatan yang Terputus dengan Menaiki Sling Seadanya

Meluasnya banjir yang disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir hingga 12 Januari 2026.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar memastikan, perpanjangan status tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana.

Hal tersebut, terlebih untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat berjalan optimal.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X