Tanpa Mengenakan Pelampung Keselamatan, Guru di Aceh Tengah Lewati Jalur Jembatan yang Terputus dengan Menaiki Sling Seadanya

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 13 Januari 2026 | 11:02 WIB
Menyoroti viralnya perjuangan guru di Aceh Tengah usai wilayahnya terdampak bencana banjir bandang hingga membuat jembatan terputus. (Instagram.com/@undercover.id) (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti viralnya perjuangan guru di Aceh Tengah usai wilayahnya terdampak bencana banjir bandang hingga membuat jembatan terputus. (Instagram.com/@undercover.id) (Instagram.com/@undercover.id)



JURNALMETROPOLITAN.com - Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh pada akhir November 2025 lalu, menyisakan kerusakan parah bagi infrastruktur di daerah terdampak.

Salah satunya terjadi di wilayah Aceh Tengah. Daerah ini masih menyisakan jembatan yang terputus, akses jalan berlumpur, hingga rumah-rumah warga yang rusak akibat diterjang banjir bandang.

Terkini, sebuah video viral memperlihatkan perjuangan dua guru di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, yang menyeberangi sungai demi mengajar di hari pertama sekolah pascabencana.

Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Rabu, 7 Januari 2026, keduanya tampak menaiki sling untuk melintasi sungai.

Kendati demikian, hal tersebut penuh dengan risiko karena mereka hanya meluncur menggunakan sling tersebut tanpa mengenakan pelampung maupun jaket keselamatan.

Baca Juga: Kisah Inspiratif di Tengah Penyaluran Bantuan Pascabanjir, Dokter Ilham Ungkap Cerita Relawan dari Bener Meriah

"Kalau tali ini putus kayak gimana? Ya Allah, aku berlindung padamu," ujar seorang guru dalam video itu.

Aksi tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian hingga akhirnya berhasil mencapai seberang sungai dengan selamat.

Kecemasan terlihat pada wajah dua orang guru wanita itu hingga akhirnya sampai ke titik yang berseberangan, dengan dibantu warga dan TNI yang berjaga di lokasi.

"Hati-hati pak, pegang erat talinya," kata seorang guru tersebut.

Baca Juga: Sinkhole di Tengah Persawahan Warga Limapuluh Kota Sumbar, dari Air Warna Coklat Kini jadi Biru: Kondisinya Seperti Telaga

Hingga kini, akses jalan menuju sekolah masih terputus akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Terlebih, tidak ada pilihan lain bagi para guru selain menyeberangi sungai demi menjalankan tugas mengajar di sekolah lantaran akses jembatan yang terputus.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X