Baca Juga: Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
Selain itu, self assessment berdasarkan kemampuan yakni membedakan antara Ring 1 (pusat kota) dengan wilayah pinggiran.
Selain masalah parkir, rapat tersebut juga membahas strategi optimalisasi pajak lainnya, termasuk inovasi sistem pengembangan aplikasi splitting pembayaran pajak otomatis.
Stimulus pajak harmonisasi Perwali untuk stimulus PBB 2026 dan penghapusan denda tunggakan pajak tahun 2025 ke bawah.
Isu tenaga kerja mencari solusi atas deadlock kuota 50% pekerja lokal yang sering terbentur sistem rekrutmen pusat.
DPRD Kota Bogor berharap koordinasi antara Bapenda, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dapat segera mengatasi tumpang tindih kewenangan, terutama pada kafe di area perumahan yang parkirnya meluber ke badan jalan.(*)
Artikel Terkait
Menjadi Narasumber Hearing Dialog, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Ketahanan Keluarga adalah Kunci Pembangunan Manusia
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, Dukung Sinergi dengan Ikatan Keluarga Minang untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal
Refleksi Kinerja 1 Tahun DPRD Kota Bogor