Kasus Meninggalnya Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Ayah Kandung NS Sebut Istrinya Pernah Melakukan Tindakan Penganiayaan Setahun Lalu

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 27 Februari 2026 | 21:53 WIB
Ilustrasi penganiayaan (Pexels)
Ilustrasi penganiayaan (Pexels)

JURNALMETROPOLITAN.com - Geger di media sosial usai seorang anak berusia 12 tahun dengan inisial NS meninggal dunia yang diduga jadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya.

Sebuah video viral saat NS, warga Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Sukabumi, Jawa Barat terbaring lemah di rumah sakit sambil ditanya siapa yang melakukan kekerasan pada dirinya.

Dengan lirih ia menyebut, ‘Mamah’ dan sang ibu tiri dihadiahi pukulan oleh ayah kandung NS yang berada di sisi lain ranjang rumah sakit.

Kasus tersebut viral karena memantik keprihatinan sekaligus kemarahan dari warganet.

Baca Juga: Semarak Tahun Baru Imlek 2026, Barongsai dan Liong Tampil Memukau di Kebun Raya Bogor

Ayah Berada di Luar Kota, Mendapat Kabar Anaknya Sakit

Kondisi NS yang penuh luka di tubuhnya diketahui oleh sang ayah saat berada di luar kota.

Ayah NS, Anwar Satibi sedang bekerja di luar kota mendapat telepon dari istrinya yang mengabarkan bahwa anaknya sedang sakit.

“Pas pulang, sebelum berangkat kan belum terjadi apa-apa. Maksudnya kulitnya belum hancur, belum apa-apa,” ucap Anwar kepada awak media di RS Bhayangkara Setukpa Polri Sukabumi pada Jumat, 20 Februari 2026.

“Pas pulang kondisinya sangat jauh dari sebelumnya,” imbuhnya.

Baca Juga: THE 1O1 Hotel Bogor Suryakancana Hadirkan Premium Buffet Ramadan 2026: Berbuka Ala Sultan 24 Februari – 15 Maret 2026

Anwar mendapati kulit anaknya melepuh dan mendapat jawaban dari istrinya bahwa NS mengalami demam.

Ibu Tiri Pernah Melakukan Penganiayaan pada NS

Diungkap oleh Anwar sendiri, istrinya pernah menganiaya NS dan sudah dilaporkan ke Polisi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X