Jalan Alternatif Kena Gerus Lubang Raksasa di Aceh Tengah, Siapkan Jalur Lain untuk Akses Warga

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 27 Februari 2026 | 22:17 WIB
Lubang raksasa di Aceh Tengah makin melebar hingga ke jalan alternatif. (Instagram/keber_gayo)
Lubang raksasa di Aceh Tengah makin melebar hingga ke jalan alternatif. (Instagram/keber_gayo)

JURNALMETROPOLITAN.com - Lubang raksasa di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah makin membesar.

Fenomena yang mulai muncul sejak awal tahun 2000-an itu sudah menggerus lahan kebun dan sawah milik warga sekitar.

Jalan utama yang berada di dekat lubang raksasa itu juga telah hilang karena longsor bersama tanah yang terus terjadi secara berulang.

Kini, ancaman baru bagi akses warga karena jalan alternatif pun sudah makin dekat dengan bibir lubang tersebut.

Penutupan Jalan Alternatif

Menurut unggahan dari akun Instagram @keber_gayo, jalan alternatif sudah ditutup pada Jumat sore, 20 Februari 2026.

Baca Juga: Viral Dugaan Ketua RT di Banjarnegara Jawa Tengah Diam-diam Merekam Tetangganya Mandi, Anak Korban Sebut Aksinya Sudah Bertahun-tahun

Pasalnya, lubang makin meluas hingga ke jalan alternatif yang dikhawatirkan membahayakan untuk masyarakat.

“Nampak semakin berbahaya, nggak bisa lagi dilewati karena bisa tiba-tiba amblas,” ucap perekam video, dikutip pada Sabtu, 21 Februari 2026.

“Jalan tutup total, untuk pengguna jalan lewat Blang Mancung yang tembus Suka Ramai,” tambahnya.

Dalam video itu juga terlihat batang kayu digunakan sebagai tanda bahwa jalan tersebut tidak bisa dilewati lagi.

Buka Jalan Alternatif Lain

Adapun untuk akses warga, kini dibuka jalur alternatif baru yang digunakan sebagai pengganti jalan alternatif yang lama.

Baca Juga: Ayah NS Ceritakan Momen saat Beri Uang Rp50 Ribu Sebelum Kembali ke Pondok, Ungkap Cita-cita sang Anak yang Ingin jadi Kiai

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X