JURNALMETROPOLITAN.com - Lubang raksasa di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah makin membesar.
Fenomena yang mulai muncul sejak awal tahun 2000-an itu sudah menggerus lahan kebun dan sawah milik warga sekitar.
Jalan utama yang berada di dekat lubang raksasa itu juga telah hilang karena longsor bersama tanah yang terus terjadi secara berulang.
Kini, ancaman baru bagi akses warga karena jalan alternatif pun sudah makin dekat dengan bibir lubang tersebut.
Penutupan Jalan Alternatif
Menurut unggahan dari akun Instagram @keber_gayo, jalan alternatif sudah ditutup pada Jumat sore, 20 Februari 2026.
Pasalnya, lubang makin meluas hingga ke jalan alternatif yang dikhawatirkan membahayakan untuk masyarakat.
“Nampak semakin berbahaya, nggak bisa lagi dilewati karena bisa tiba-tiba amblas,” ucap perekam video, dikutip pada Sabtu, 21 Februari 2026.
“Jalan tutup total, untuk pengguna jalan lewat Blang Mancung yang tembus Suka Ramai,” tambahnya.
Dalam video itu juga terlihat batang kayu digunakan sebagai tanda bahwa jalan tersebut tidak bisa dilewati lagi.
Buka Jalan Alternatif Lain
Adapun untuk akses warga, kini dibuka jalur alternatif baru yang digunakan sebagai pengganti jalan alternatif yang lama.
Artikel Terkait
Erupsi Merapi untuk Tutupi Lubang Akibat Galian Pasir
Pedesaan Aceh Tengah Dihebohkan Fenomena Lubang Raksasa, Badan Jalan Menggantung Imbas Tanah yang Tergerus Longsor
Masih Ada yang Mendekati Lubang Raksasa di Aceh Tengah, Warganet Soroti Pemasangan Garis Polisi yang Diabaikan