Spion Copot dan Bodi Bus Baret, Begini Kronologi Insiden Senggolan Bus Harapan Jaya dan Bagong yang Viral di Medsos

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 17:00 WIB
Kru bus Harapan Jaya dan Bagong berselisih di tengah jalan di Kediri (Instagram/eksistulungagung)
Kru bus Harapan Jaya dan Bagong berselisih di tengah jalan di Kediri (Instagram/eksistulungagung)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Tengah viral di media sosial kru dari bus Harapan Jaya dan Bagong saling bersitegang di tengah jalan.

Perselisihan dari awak dua bus tersebut diduga bermula dari unit armada yang dikendarai bersenggolan.

Diketahui bahwa insiden tersebut terjadi di daerah simpang empat Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri pada Kamis, 26 Maret 2026.

Perselisihan hingga Dipisahkan Warga

Dalam video yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @eksistulungangung, terlihat dua bus menguasai dua lajur jalan.

Baca Juga: Skandal 'Whiterabit' yang Diduga Jadi Tempat Peredaran Narkoba, Kelab Malam di Jaksel Itu Juga Pernah Digeruduk pada 2025

Di depannya, tampak kru bus yang saling dorong dengan emosi dan menunjuk satu sama lain.

“Wah, geger, nih geger,” ucap perekam video.

Lebih lanjut, dalam video yang diunggah oleh akun X @calomagang, warga yang sedang melintas mulai menengahi pertikaian tersebut.

Kronologi Senggolan Bus Harapan Jaya dan Bagong

Awal perselisihan kru diduga dari bus Harapan Jaya bernopol N 7316 UI menyenggol bus Bagong bernool AG 7702 US saat sedang berusaha menyalip.

Baca Juga: Cerita Kembalinya Bek Andalan Timnas Indonesia Elkan Baggott Setelah 2 Tahun Absen, Terakhir Kali Main di Ajang Piala Asia 2024

Dua bus tersebut sama-sama berjalan dari arah Tulungagung menuju Kediri dengan kondisi arus lalu lintas yang cukup padat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X