Pegawai Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tewas Terbungkus Kain dan Plastik dalam Freezer, Begini Laporan versi Bosnya

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 31 Maret 2026 | 12:37 WIB
Menyoroti insiden viral karyawan kios ayam geprek di Bekasi, Jawa Barat ditemukan tak bernyawa di dalam freezer. (Instagram.com/@rumpi_gosip)
Menyoroti insiden viral karyawan kios ayam geprek di Bekasi, Jawa Barat ditemukan tak bernyawa di dalam freezer. (Instagram.com/@rumpi_gosip)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial tengah digegerkan dengan insiden penemuan jasad di dalam freezer atau tempat penyimpanan daging pada kios ayam geprek di Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya diketahui, penemuan jasad dalam freezer itu terungkap pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 08.00 WIB.

Dalam unggahan akun Instagram @rumpi_gosip, pada Senin, 30 Maret 2026, korban dilaporkan merupakan salah seorang pegawai atau karyawan di kios 'Chicken Alfasa', bernama Abdul Hamid (39).

"Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain di dalam freezer tempatnya bekerja," demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Baca Juga: Beredar Video Warga Pangalengan Bandung Incar Oknum Pembuang Sampah hingga Tutupi Akses Jalan di Lokasi

Lantas, bagaimana kronologi berdasarkan laporan pihak kepolisian setempat terkait insiden tersebut? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Pertama Kali Ditemukan oleh Bosnya

Secara terpisah, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni mengatakan korban ditemukan pertama kali oleh pemilik kios atau bos kios ayam geprek tersebut.

Pemilik kios 'Chicken Alfasa' itu melapor ke Polsek Serang pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.

"Berdasarkan keterangan dari pelapor sebagai pemilik usaha Chiken Alfasa (fried Chicken), bahwa pelapor memiliki 3 orang karyawan," tutur Sumarni dalam keterangan resminya, pada Senin, 30 Maret 2026.

Baca Juga: Diduga Tak Kuat Nanjak, Bus Pengantin di Sumsel yang Angkut 28 Penumpang Alami Kecelakaan hingga Terjungkir

"Di mana 2 orang karyawan atas nama SMN dan ANC bekerja sebagai pelayan pembeli dan adalah mengolah serta memasak ayam hingga siap dijual," sambungnya.

Kemudian, korban bernama Abdul Hamid juga diklaim merupakan seorang karyawan lainnya, yang bertugas sebagai keamanan dengan menjaga kios dari pagi sampai tutup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X