Rapat Finalisasi PSEL, Bogor Menuju Pengolahan Sampah Berbasis Energi

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 17 April 2026 | 15:15 WIB
Rapat Finalisasi PSEL, Bogor Menuju Pengolahan Sampah Berbasis Energi (dims / jurnalmetropolitan.com)
Rapat Finalisasi PSEL, Bogor Menuju Pengolahan Sampah Berbasis Energi (dims / jurnalmetropolitan.com)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Danantara Indonesia menggelar rapat koordinasi finalisasi program waste to energy (WtE) melalui pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Gedung Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Rapat finalisasi ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta jajarannya.

Berbagai persiapan finalisasi dibahas, mulai dari lokasi, kesiapan lahan, hingga sejumlah aspek teknis lainnya.

Baca Juga: Tak Hanya Siswa, Korban Dugaan Keracunan MBG di Anambas Kepri juga Orang Tua yang Ikut Makan Jatah Anaknya

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa program waste to energy melalui PSEL ini merupakan peluang besar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurutnya, melalui gagasan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia akan memiliki pembangkit listrik tenaga sampah yang dimulai dari Bogor untuk Indonesia.

“Ini menjadi harapan kita bersama untuk menghadirkan Indonesia yang bersih dan bebas dari sampah, dimulai dari Bogor sebagai yang pertama di Indonesia,” tuturnya.

Perlu diketahui, menghirup udara segar dan merasakan lingkungan yang hijau dan lestari merupakan harapan setiap orang.

Baca Juga: Viral Warga Cikarang Ini Bagikan Pintu Rumahnya Terus Digedor Sambil Diminta Rp25.000: Kalau Diusir, Marah-marah Sampai Dikasih Duit

Oleh karena itu, dengan berlandaskan prinsip ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, teknologi waste to energy melalui insinerasi menjadi solusi pengolahan sampah rendah karbon yang telah digunakan secara luas di berbagai negara.

Pengelolaannya dilakukan secara pabrikasi dalam ruang tertutup dan dikelola secara profesional sesuai standar ramah lingkungan dengan teknologi modern berbasis energi baru terbarukan.

Tidak ada limbah yang dibuang langsung ke lingkungan. Seluruh proses dilakukan secara modern, sehingga aman dan mendukung pembangunan berkelanjutan serta menghasilkan energi listrik yang aman.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa program waste to energy melalui PSEL ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto, yang ditindaklanjuti oleh Pemkab bersama Pemkot Bogor dan kementerian terkait, serta mendapat dukungan dari Danantara Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X