Kronologi Mobil Travel yang Nyaris Senggol Pemobil Lain di Tol Purbaleunyi hingga Berujung Permintaan Maaf

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 23 April 2026 | 11:37 WIB
Menyoroti insiden viral terkait mobil travel yang terekam ugal-ugalan di ruas jalan Tol Purbaleunyi. (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti insiden viral terkait mobil travel yang terekam ugal-ugalan di ruas jalan Tol Purbaleunyi. (Instagram.com/@undercover.id)

 

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Sempat beredar rekaman video di media sosial yang menunjukkan dugaan kasus mobil travel ugal-ugalan di ruas Tol Purbaleunyi, Jawa Barat.

Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Selasa, 21 April 2026, dilaporkan aksi mobil ini diabadikan oleh pengguna jalan lainnya hingga akhirnya beredar luas di media sosial.

"Mobil tersebut diketahui merupakan mobil travel dari perusahaan PT Bhinneka Sangkuriang Transport," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Ditanya soal Potensi Kenaikan Harga Pertamax, Menteri ESDM Bahlil Singgung Harga Minyak Dunia

Pada video yang beredar, mobil travel berpelat E 7604 AA itu disebut tengah melaju ke arah Jakarta.

Hal yang menuai sorotan, yakni saat mobil tersebut nampak berpindah lajur secara tiba-tiba.

Bahkan, mobil lain yang berada di dekatnya nyaris tersenggol oleh mobil travel tersebut.

Kini, kabarnya pihak kepolisian telah mengamankan sopir mobil travel terkait hingga pelaku mengutarakan permohonan maaf usai aksi ugal-ugalannya viral di media sosial.

Driver dari PT Bhinneka Sangkuriang

Berdasarkan video klarifikasinya, sopir mobil travel, Acep Kamaludin menyampaikan permintaan maaf atas aksinya yang membahayakan tersebut.

Baca Juga: Viral karena Memaki dan Menoyor Kepala Bocah SD, Pengendara Mobil di Mojokerto Residivis Pencurian

Driver PT Bhinneka Sangkuriang itu mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X