Perkuat Kapasitas Petugas Kebersihan, Kebun Raya Bogor Gelar Bimtek Pengelolaan Sampah

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 29 April 2026 | 19:17 WIB
Bimtek pengelolaan sampah oleh Karyawan Kebun Raya Bogor (Dims/ Jurnalmetropolitan.com)
Bimtek pengelolaan sampah oleh Karyawan Kebun Raya Bogor (Dims/ Jurnalmetropolitan.com)




JURNALMETROPOLITAN.com - Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, Kebun Raya Bogor bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pilot Pengelolaan Sampah untuk petugas kebersihan dan karyawan Kebun Raya Bogor.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan petugas dalam pengelolaan sampah terpadu, mulai dari pemilahan, pengangkutan, pengolahan, hingga pengurangan sampah dari sumbernya.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yang dilakukan pada Kamis, 16 April 2026 dan Kamis, 23 April 2026.

Baca Juga: THE 1O1 Bogor Suryakancana Gelar Hospitality Competition 2026, Dorong Talenta Muda Pariwisata

Menurut General Manager Corporate Communication, PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung target pengurangan sampah nasional serta peningkatan kualitas lingkungan di kawasan konservasi.

Bimtek ini diikuti oleh puluhan petugas kebersihan, pengelola area, serta tim operasional yang seharihari bertugas menjaga kebersihan kawasan kebun raya. Materi yang diberikan mencakup praktik pemilahan sampah organik dan anorganik, pengelolaan limbah taman, penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), serta penguatan sistem kebersihan kawasan wisata berbasis konservasi.

Zaenal Arifin menambahkan peningkatan kapasitas petugas lapangan merupakan kunci utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Beredar Video Siswa Kelas 6 SD Terjatuh dari Lantai 3 Pasar Serangan Bali, Ketinggiannya Dilaporkan Capai 8 Meter

“Petugas kebersihan adalah garda terdepan dalam menjaga kualitas lingkungan. Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap standar pengelolaan sampah di kawasan publik dan konservasi dapat semakin meningkat,” ujar Zaenal.

Koordinator Kelompok Kerja Terapan Pusat Standarisasi Instrumen Lingkungan Hidup (PSILH), Yayuk Siswiyanti, mengatakan perpres 12 tahun 2025 – mentargetkan sampah terkelola sepenuhnya 100 persen di tahun 2029.

Kawasan wisata merupakan penghasil sampah dari aktifitas pengunjung, salah satunya Kebun Raya Bogor.

Baca Juga: Sambut Hari Bumi Melalui Program 'Lesstari', Kebun Raya Bogor Angkat 1,2 Ton Sampah dari Sungai Ciliwung

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong sampah selesai di Kawasan. Hanya residu yaitu anorganik tidak bernilai ekonomi - boleh dikirim ke TPA, supaya beban TPA menurun.

“Kolaborasi PSILH – Kebun Raya Bogor – akan menjadi penggerak untuk mencapainya, salah satunya melalui bimtek pengelolaan Kawasan wisata, pada 16 dan 23 April 2026,” ujarnya.
Selain itu, pihak DLH juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan dengan tingkat kunjungan tinggi seperti Kebun Raya Bogor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X