Bangun Narasi Positif, Pemda dan TNI-Polri Diajak Adaptif Bermedia Sosial

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 7 Mei 2026 | 12:16 WIB
 Bangun Narasi Positif, Pemda dan TNI-Polri Diajak Adaptif Bermedia Sosial (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
Bangun Narasi Positif, Pemda dan TNI-Polri Diajak Adaptif Bermedia Sosial (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

 

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Staf Khusus Menteri Pertahanan (Menhan) Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Deddy Corbuzier, menilai saat ini Indonesia sedang mengalami perang media sosial (medsos), terutama terkait berita bohong atau hoaks.

Untuk itu, perlu peran pemerintah daerah, termasuk di dalamnya Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, serta Polri, untuk turut menyebarluaskan narasi yang positif dan faktual.

Hal itu disampaikan Deddy Corbuzier saat forum Bincang Santai yang diinisiasi Korem 061/Suryakancana di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga: Rangkai Tiga Festival Musik dalam Ekosistem Pengalaman, Sunset di Kebun Series 2026 Presented by Tring Siap Digelar!

Forum ini mengundang Forkopimda dari Kota Bogor dan Kabupaten Bogor berikut jajarannya, mulai dari kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, hingga babinsa dan bhabinkamtibmas.

“Ada empat poin dalam bermedia sosial, yakni transparansi, adaptasi, empati, dan komedi. Saat ini masyarakat tertarik dengan informasi negatif, sehingga memunculkan misinformasi,” kata Deddy Corbuzier.

Untuk itu, perlu ada sinergi ASN, TNI, dan Polri sebagai penyeimbang informasi negatif tersebut, tentu dengan penyebarluasan konten positif tentang pembangunan yang dikerjakan pemerintah. Konten atau narasi negatif yang dianggap “menjual” bagi masyarakat kemudian menjadi celah bagi media sosial menjalankan algoritmanya, sehingga informasi tersebut cepat meluas.

“Sekarang kalau kita diam saat diserang di media sosial, maka kita akan babak belur. Pemerintah daerah harus mampu memahami dinamika media sosial dengan menyampaikan hal yang sesungguhnya dan apa yang sudah dikerjakan,” ujar Deddy Corbuzier.

Baca Juga: Perkuat Kapasitas Petugas Kebersihan, Kebun Raya Bogor Gelar Bimtek Pengelolaan Sampah

Di tempat yang sama, Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Thomas Rajunio, mengatakan bahwa pemerintah perlu membangun narasi yang baik tentang apa yang telah dikerjakan.

“Bukan hanya program presiden, tetapi semua program pemerintah. Sehingga yang kita hindari tentunya misinformasi, kemudian berita-berita yang tidak benar,” tegasnya.

Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan fungsi penyebaran berita dan narasi positif tentang kerja pemerintah harus diimplementasikan di seluruh perangkat Pemerintah Kota Bogor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X